Lapas Kelas II A Bekasi Gelar Panen Sayuran Pakcoy Hasil Kemandirian WBP Dalam Program Ketahanan Pangan

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

Kabarrakyat.co, Bekasi – Seksi Kegiatan Kerja (Giatja) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bekasi melakukan panen tanaman hidroponik berupa Sayuran Pakcoy di area Green House Lapas Bekasi.

Kegiatan ini termasuk kedalam salah satu Program Pembinaan Kemandirian bagi Warga Binaan Lapas Bekasi sekaligus memiliki tujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan di lingkungan Lapas Bekasi.

Tanaman hidroponik sendiri masuk kedalam kategori agrobisnis, yakni bercocok tanam. Kegiatan agrobisnis ini sebagai bentuk tindak lanjut dari program pemerintah dalam mendukung Program Ketahanan Pangan yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia sekaligus bagian dari implementasi 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Baca Juga:  Hasil Inovasi dan Kreativitas Pegawai, Lapas Kelas IIB Sumedang Raih Sertifikat Hak Cipta untuk Aplikasi SIMAK DIGI dan PALWARNA

“Berbagai upaya dan inovasi telah dilaksanakan oleh Seksi Giatja dalam hal kegiatan pembinaan dan pelatihan keterampilan terhadap warga binaan. Saya sangat bangga dan apresiasi atas pembinaan kemandirian melalui budidaya tanaman hidroponik ini karena sangat mendukung program pemerintah. Kami berkomitmen untuk terus mendukung program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan.” ungkap Chandran Lestyono, Kepala Lapas Bekasi, Jumat 14 Maret 2025.

Baca Juga:  Ketua Komisi D DPRD Kota Bandung Pertanyakan Sistem Penyelenggaraan Kesehatan di Kota Bandung Terkait Tingginya Kasus DBD

Panen pakcoy ini merupakan salah satu bukti bahwa telah terlaksananya program pembinaan kemandirian bagi warga binaan pada Lapas Bekasi.

Baca Juga:  Rayakan Paskah dan Hari Kartini, SMK BPPK Bandung Gelar Festival SIC

Dengan adanya program ini diharapkan warga binaan memiliki keahlian yang bermanfaat selama menjalani masa pidana agar bisa lebih mandiri setelah bebas nanti. Adapun hasil panen dijual kepada masyarakat sekitar dan sebagian besar diserahkan ke Dapur Lapas Bekasi guna penambahan bahan makanan (bama).

Share.

Comments are closed.