Kimia Farma Kembali Adakan Program Pemberdayaan UMKM lewat Program UMKM Academy Batch2.0

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

Kabarrakyat.co, Jakarta – PT Kimia Farma Tbk, pada hari Kamis tanggal 26 Agustus 2021 lalu menggelar kegiatan yang mendukung UMKM di Indonesia bangkit ditengah Pandemi Covid 19.

Hampir 2 tahun sudah Indonesia berada di masa pandemi Covid-19. Banyak upaya yang dilakukan olehpemerintah untuk mempertahankan kondisi perekonomian Indonesia.

Salah satunya adalah dengan mendukung para pelaku UMKM.

Sejalan dengan upaya pemerintah tersebut, Kimia Farma memberikan dukungan untuk pelaku UMKM melalui PemberdayaandanvPendampingan UMKM,Program UMKM Academy Kimia Farma.

Setelah sebelumnya sukses melaksanakan Program UMKM Academy untuk pertama kali ditahun 2020,Kimia Farma kembali mengadakan Program UMKM Academy Batch2.0 ditahun2021 dengan tujuan untuk mendukung tingkat pertumbuhan ekonomi masyarakat, denganharapan tumbuh kembang pelaku entrepreneur di Indonesia akan semakin berkembangpesat, khususnya di masa pandemi Covid-19.

Selain itu juga, Program UMKM Academy ini dibuat untuk mencapai target pelaku UMKM naik kelas ditahun 2021.

Baca Juga:  Ayo Ikuti Challenge Festival bjb #GakPakeRibet #DiRumahAja Berhadiah Total Rp22 Juta

Program UMKM Academy Batch2.0 akan diikuti oleh 30 pelaku UMKM dari bidang Wellness,Fashion, dan Craft yang telah lolos tahap seleksi dan kurasi.

Pelaku UMKM yang jugamerupakan Mitra Binaan Kimia Farma akan mengikuti Program ini selama kurang lebih 4bulan dengan sistem inkubasi bisnis yang menitikberatkan pada upaya perbaikan sistem kelembagaan (capacitybuilding) dan aspek manajerial UMKM yang dilakukan secara intensif serta berkelanjutan dengan melibatkan secara aktif konsultan-konsultan UMKM professional.

Selama mengikuti Program, peserta UMKM Academy Batch 2.0 akan mendapatkan fasilitas berupa modul dan bantuan dalam pengurusan legalitas usahanya.

Modul yang akan didapatkan oleh peserta antara lain terkait Entrepreneur Mindset, Business Plan & Strategy,Permodalan, Keuangan, dan Perpajakan UMKM, Digital Marketing, Branding Strategy, Merk,Logo,TagLine,Packaging,CatchingPhotography,Sertifikasi dan Legalitas Usaha,Soft Skills CompetenciesLeadership,Communicationand Presentation Skill, Negotiation & Lobbying
Skills, dan Business Etiquette.

“Sedangkan pengurusan legalitas usaha yang akan dibantu berupa Sertifikasi Merek,BPOM,Halal,UD/CV/PT,dan IUMK/NIB bagi UMKM terbaik dalam kegiatan pendampingan Program UMKM AcademyBatch2.0.

Baca Juga:  Wow! Tiga Perusahaan Pengembang Real Estate di Bandung Raya terima penghargaan Top 50 Bank BTN Most Valuable Developers dari Bank BTN

Direktur Umum dan Human Capital KimiaFarma, Dharma Syahputra yang hadir dalam Acara Grand Launching UMKM Academy Batch 2.0 menyampaikan bahwa berbeda dengan tahun sebelumnya.

“Diprogram UMKM Academy Batch 2.0 Kimia Farma akan melakukan pendampingan dengan sistem inkubasi menggunakan pendekatan Day to Day,” jelasnya, Senin, 30 Agustus 2021.

Dirinya menambahkan, bahwa peserta akan melakukan 3P yaitu :

1).Proaktif dan Intensif,
2). Praktis dan Aplikatif dan
3). Pendekatan Personil.

“Secara teknis,seluruh rangkaian kegiatan inkubasi bisnis ini meliputi beberapa kegiatan secara bertahapyaitu action plan, implementation, evaluasi, pengembangan dan diakhiri dengan penentuannaik kelas bagi setiap peserta,” terangnya.

Program UMKM Academy pada dasarnya dibuat sebagai bentuk implementasi dari Sustainable Development Goals (SDGs) poin 8.

“Jadi kami yakin pertumbuhan ekonomi yang inklusifdan berkelanjutan serta tenaga kerja penuh dan produktif. Oleh karena itu, kami berharap dengan diadakannya kembali program ini dapat meningkatkan wawasan dan kemampuan Pelaku UMKM dalam mengembangkan usahanya,” jelasnya.

Baca Juga:  Kombes Aswin Sipayung Jabat Kapolrestabes Bandung, Kombes Ulung Sampurna Jaya Jadi Irwasda Polda Sumsel

Terpisah, salah satu pelaku UMKM yang mengikuti Program UMKM Academy Batch 2.0 ini adalah Ibu Emmie, pelaku usaha bidang Wellness, Sabun Herbal Famila yang berlokasi di KalibataJakartaSelatan.

Dirinya mengaku, selama pandemi banyak UMKM yang gulung tikar.

“Selama pandemi banyak dari kami yang harus menutup usaha kami.Saya sendiri mengalami bagaimana kehilangan pelanggan dikarenakan tidak adanya kegiatan offline selama Pandemi,” papar Ibu Emmie.

Dirinya mengakui bersama Kimia Farma lah saya mencoba bangkit di mendapatkan kesempatan untuk dapat belajar terkait branding dan marketing bagi UMKM melaluiProgramUMKM Academy Kimia Farma.

“Saya sangat berharap Kimia Farma dapat terus memberikan banyak manfaat bagi kami dan masyarakat lainnya,” paparnya.***

Share.

Comments are closed.