Ratusan Orang Diamankan karena Rusak Fasilitas dan Bawa Bom Molotov, Polisi : Kami Duga Mereka Kelompok Anarko

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

Kabarrakyat.co, Bandung – Sekitar 170 orang sempat diamankan polisi pasca demo menolak PPKM yang dilakukan di Balai Kota Bandung. Diindikasikan, sejumlah orang yang diamankan tersebut terkait dengan kelompok Anarko sebab ada identitas berupa bendera hingga pakaian yang mengarah pada kelompok tersebut.

Baca Juga:  DPP PSN Ungkap Dugaan Skandal Pemerasan Oleh Oknum Polisi yang diduga Libatkan Nama Kejaksaan, ini kata praktisi hukum

“Ada indikasi mereka kelompok-kelompok Anarko karena kita temukan bendera, ada beberapa pakaian yang identitasnya Anarko,” kata dia di Mapolrestabes Bandung, Kamis (22/7).

“Masih pendalaman,” lanjut dia.

Sekitar 170 orang yang sempat diamankan kini telah dipulangkan usai dilakukan pendataan. Adapun aksi lanjutan yang digelar usai aksi di Balai Kota dipastikan tak mendapatkan izin dari polisi sehingga dilakukan pembubaran. Dalam aksi tersebut, diketahui massa melakukan penutupan jalan hingga terjadi kemacetan bahkan merusak fasilitas publik.

Baca Juga:  Kamar Hunian WBP Lapas Banceuy Dirazia Secara Mendadak, Lapas Banceuy Tegaskan Komitmen Zero Halinar

“Karena kegiatan di Dukomsel kemarin yang kita bubarkan oleh Kapolres itu tidak memiliki izin, tidak memberitahukan bahwa akan melakukan unjuk rasa,” ucap dia.

Baca Juga:  Petugas Lapas Kelas II A Banceuy Deklarasi Zero Halinar di Lapas Banceuy, Untuk Lapas Lebih Baik

“Mereka bukan dari elemen pengemudi ojol, atau pedagang, mereka murni kelompok yang memang berseberangan dengan kebijakan pemerintah,” pungkas dia.

Share.

Comments are closed.