Temu Sapa Warga Binaan, Kepala Lapas Serang Pastikan Hak Hak Warga Binaan Terpenuhi

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

Kabarrakyat.co, SERANG – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Serang yang baru, Riko Stiven, menggelar acara temu sapa dengan seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Dalam kegiatan yang berlangsung hangat dan humanis ini, Kalapas didampingi oleh seluruh pejabat manajerial dan staf, menegaskan komitmennya untuk menciptakan lingkungan Lapas yang aman dan kondusif bagi semua.

Kegiatan ini menjadi momen perkenalan resmi pertama Riko Stiven kepada seluruh warga binaan sejak menjabat sebagai Kalapas Serang.

Baca Juga:  Penyelenggaran Kehutanan Tak Berpihak ke Rakyat, Aliansi Mahasiswa Peduli Tataruang Kirim Surat Terbuka ke Presiden Jokowi

Ia menyapa langsung para warga binaan, membangun dialog, dan mendengarkan aspirasi mereka.

Dalam arahannya, Riko Stiven menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di dalam Lapas.

Ia mengajak seluruh warga binaan untuk bersama-sama menciptakan suasana yang kondusif, saling menghormati, dan mengikuti segala peraturan yang berlaku.

“Tugas utama kami adalah melakukan pembinaan, dan itu hanya bisa berjalan efektif jika situasi di dalam Lapas aman dan tertib. Mari kita bersama-sama menjaga rumah kita ini,” ujar Riko Stiven, Jum’at (10/10).

Baca Juga:  Raih Predikat WBK, Ditjenpas Beri Penghargaan kepada Lapas Batam

Riko memastikan, setiap warga binaan memiliki hak untuk mendapatkan pembinaan yang layak, dan kewajiban untuk menjaga ketertiban.

“Kami akan melayani dengan humanis, namun tetap tegas sesuai aturan, ” terang Riko.

Sebagai bentuk perhatian dan untuk meningkatkan kerapian serta rasa kebersamaan, dalam kesempatan tersebut Kalapas membagikan baju baru kepada perwakilan warga binaan.

Baca Juga:  Istri Wapres Beserta Istri Menteri yang Tergabung Dalam SERUNI Lihat Langsung Pembinaan Anak di LPKA Batam

Baju ini kemudian didistribusikan secara merata kepada seluruh penghuni Lapas Kelas IIA Serang.

Acara temu sapa ini disambut baik oleh para warga binaan. Mereka mengapresiasi pendekatan dialogis yang dilakukan oleh pimpinan baru dan berharap dapat membawa perubahan positif selama menjalani masa pidana.

Kegiatan diakhiri dengan ramah tamah, mempererat hubungan antara petugas dan warga binaan.

Share.

Comments are closed.