Lapas Narkotika Bandung Jemput Keluarga Warga Binaan Terlupakan

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

Kabarrakyat.co, BANDUNG – Program humanis bertajuk “Memanusiakan Manusia: Menjemput Rindu, Menguatkan Harapan” sukses digelar Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Bandung, Jumat (10/10/2026).

Sebanyak 7 keluarga Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang tercatat lebih dari satu tahun tanpa kunjungan, dijemput dan diantar langsung oleh petugas Lapas Narkotika Bandung. Suasana haru dan tangis bahagia pun pecah di ruang kunjungan.

Program antar-jemput keluarga WBP ini menjadi bukti komitmen Lapas Narkotika Kelas IIA Bandung dalam memberikan pelayanan pemasyarakatan yang humanis dan memanusiakan manusia.

Baca Juga:  Cegah Kebakaran, Lapas Cianjur Bersama PLN Tertibkan Instalasi Listrik di Kamar Hunian Warga Binaan

*Jembatani Rindu yang Terpendam*

Keterbatasan jarak dan ekonomi menjadi alasan utama 7 keluarga tersebut tidak bisa berkunjung. Kehadiran program ini menjadi jembatan rindu.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih yang sebesar-besarnya kepada Lapas Narkotika Bandung. Sudah lebih dari satu tahun kami tidak bisa datang berkunjung karena keterbatasan. Program ini benar-benar menjembatani rasa rindu kami yang sudah lama terpendam,” ungkap salah satu perwakilan keluarga sambil menahan tangis saat memeluk WBP.

Baca Juga:  Lapas Sumedang Peduli Masyarakat, Bagikan Sembako dan Pakaian ke Panti Sosial serta Bagikan Takjil

*Pesan Kalapas Narkotika Bandung Sopiana*

Kepala Lapas (Kalapas) Narkotika Kelas IIA Bandung, Sopiana, menegaskan bahwa dukungan keluarga adalah kunci keberhasilan pembinaan.

Menurut Kalapas Sopiana, kehadiran keluarga memiliki peranan vital dalam pembinaan mental dan spiritual warga binaan di Lapas Narkotika Bandung.

Baca Juga:  Hari Raya Idul Fitri, Rutan Bandung Berikan Remisi ke 723 Napi dan Buka Kunjungan Keluarga Napi

“Mudah-mudahan kehadiran dan pertemuan dengan keluarga pada hari ini dapat menjadi motivasi hidup serta dorongan positif bagi para warga binaan dalam menjalani sisa masa pidana di Lapas Narkotika Bandung,” ujar Kalapas Sopiana.

Melalui program Memanusiakan Manusia ini, Lapas Narkotika Bandung berharap WBP dapat lebih optimis menjalani masa pidana, memperbaiki diri, dan siap kembali serta diterima dengan baik di tengah masyarakat.

Share.

Comments are closed.