Program Pembinaan di Bidang Kemandirian dan Ketahanan Pangan, WBP Lapas Tanjungpinang Panen Terong

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

Kabarrakyat.co, Bintan – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tanjungpinang melaksanakan kegiatan panen tanaman terong sebagai bagian dari program kemandirian dalam kegiatan kerja.

Budidaya terong ini menjadi salah satu upaya optimalisasi pemanfaatan lahan yang tersedia, sekaligus sebagai sarana pembelajaran bagi warga binaan dalam mengembangkan keterampilan di bidang pertanian.

Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIA Tanjungpinang Suparman menjelaskan, bahwa proses budidaya dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan, dimulai dari persiapan lahan, penanaman bibit, penyiraman, pemupukan, hingga perawatan tanaman agar dapat tumbuh secara optimal dan menghasilkan panen yang berkualitas.

Baca Juga:  PERKUAT SINERGI DAN KEPEDULIAN SOSIAL, LAPAS BANGKINANG GELAR TASYAKURAN HARI BAKTI PEMASYARAKATAN KE-62

“Seluruh tahapan ini melibatkan partisipasi aktif warga binaan, sehingga mereka tidak hanya memahami teori, tetapi juga memperoleh pengalaman praktis secara langsung,” jelasnya, Senin 27 April 2026.

Baca Juga:  Pemerintah dan Parlemen Butuh Lebih Mendengar Suara Rakyat

Kalapas menbahkan, bahwa panen dilakukan pada saat tanaman terong telah mencapai tingkat kematangan yang optimal dengan kualitas yang baik.

“Dalam kegiatan ini, Tim Giatja Lapas Kelas IIA Tanjungpinang turut berperan aktif bersama warga binaan dalam proses pemanenan, dengan tetap memperhatikan standar kualitas hasil yang diperoleh,” jelasnya.

Baca Juga:  537 Warga Binaan Lapas Serang Terima Remisi Idul Fitri 1447 H

Melalui kegiatan ini, warga binaan tidak hanya memperoleh hasil panen, tetapi juga mendapatkan bekal keterampilan dan pengetahuan yang bermanfaat.

“Pengalaman tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemandirian serta menjadi modal berharga bagi mereka dalam mengembangkan usaha pertanian secara mandiri di masa mendatang,” pungkasnya.***

Share.

Comments are closed.