Lapas Cianjur Gelar Ikrar Zero Halinar, Tegaskan Komitmen Wujudkan Pemasyarakatan Bersih dan Berintegritas

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

Kabarrakyat.co, Cianjur – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Cianjur menyelenggarakan kegiatan Deklarasi Ikrar Zero Halinar dan Penandatanganan Komitmen Bersama, sebagai wujud nyata komitmen dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari narkoba, handphone ilegal, dan pungutan liar.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62 Tahun 2026.

Kegiatan apel dipimpin langsung oleh Kepala Lapas (Kalapas) Cianjur, Prayogo Mubarak, yang diawali dengan pembacaan Ikrar Zero Halinar oleh seluruh jajaran petugas.

Baca Juga:  Relawan PKS Jabar Sediakan Air Bersih Bagi Warga Masyarakat Pengungsi Korban Gempa di Cianjur

Kalapas Cianjur menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya bersifat seremonial, melainkan merupakan komitmen bersama seluruh pegawai untuk mewujudkan organisasi pemasyarakatan yang benar-benar bebas dari praktik Halinar (handphone, pungutan liar, dan narkoba).

“Dengan kegiatan ini, saya menekankan pentingnya menjaga integritas, profesionalisme, dan loyalitas dalam pelaksanaan tugas sesuai dengan arahan pimpinan,” tegasnya, Senin 20 April 2026.

Baca Juga:  Gandeng Organisasi Wartawan di Depok, Kejari Bersama KPU Gelar FGD Cegah Hoaks dan Kampanye Hitam Pilkada Serentak 2024

Ia juga mengingatkan agar tidak ada lagi pihak yang berani memasukkan barang terlarang ke dalam Lapas, serta menginstruksikan seluruh jajaran untuk memperkuat pelaksanaan tugas dan fungsi di masing-masing bidang kerja.

Selanjutnya, seluruh petugas melaksanakan penandatanganan ikrar dan komitmen bersama sebagai bentuk kesungguhan dalam mendukung terwujudnya Lapas yang bersih dari Halinar.

Baca Juga:  100 Orang Pegawai Lapas Banceuy Dites Urine Oleh BNN Kota Bandung, Ini Hasilnya

Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIB Cianjur menegaskan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bebas dari segala bentuk pelanggaran.

“Diharapkan, semangat Zero Halinar dapat terus diimplementasikan secara konsisten dalam pelaksanaan tugas sehari-hari sehingga kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemasyarakatan semakin meningkat,” pungkasnya.

Share.

Comments are closed.