Survei Mahasiswa : Syaikhul, Arteria, Charles, Tercatat Dewan Asal Jatim Teraspiratif di Mahasiswa

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

Kabarrakyat.co, SURABAYA – Kaukus Mahasiswa untuk perubahan Jatim melakan survei anggota DPR RI asal daerah pemilihan Jatim yang tercatat menjadi anggota legislatif teraspiratif untuk kalangan mahasiswa. Mereka juga dianggap dapat diandalkan dalam memperjuangkan kesejahteraan rakyat.

Tiga anggota DPR RI asal Jatim teraspiratif ini, antaralain, Syaikhul Islam ( Fraksi PKB), Artelia Dahlan( Fraksi PDIP), dan Carles Meikayansyah ( Fraksi Nasdem).

Survei yang dilakukan oleh Kaukus Mahasiswa untuk Perubahan ini menggunakan metode random sampling dengan responden sekitar 400 mahasiswa se Jatim dan sampling error sekitar 3 persen.

Koordinator Kaukus Mahasiswa untuk Perubahan Jatim, Rudi Saiman, mengatakan, tema aspiratif yang dimaksud dalam survei yang dibagikan kepada mahasiswa ini antara lain, mahasiswa percaya jika para dewan tiga teratas tersebut lebih sering berkomunikasi, berdiskusi bersama kalangan mahasiswa dibandingkan dengan dewan lainnya.

Kemudian cenderung melakukan fungsinya yakni legislasi, bugeting dan pengawasan, dengan terlebih dahulu melakukan diskusi bersama kalangan mahasiswa.

“Tetapi sayangnya dari hasil survei mahasiswa masih belum percaya para anggota dewan ini bersih dari hal berbau Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme. Mungkin hal ini dipercaya mahasiswa karena ada teori kekuasaan cenderung korup, ” ujar Rudii, dalam keterangan tertulisnya, Rabu( 22/10).

Rudi engatakan, dari hasil survei juga tercatat jika para dewan ini bisa melakukan perubahan yakni dipercaya bisa melakukan inovasi dalam melakukan tugasnya. “Tentunya inovasi tersebut jika ingin tercipta harus didukung anggota dewan lainnya, karena dewan kan kolektif kolegial, ” ujarnya.

Survei kepada kalangan mahasiswa se-Jatim ini  pun sayangnya, menurut Rudi, menghasilkan 65 persen memilih bersikap nihil atau tidak memilih satu pun anggota DPR asal Jatim yang dinilai aspiratif. Sedangkan sisanya atau 35 persen menyatakan pilihannya.

“Ternyata angka nihilnya masih tinggi dikalangan mahasiswa. Alasannya, para dewan jika terpilih hanya mementingkan kepentingan pribadi, kemudian banyak terjadi korupsi, dan kinerjanya tidak terasa oleh rakyat, sehingga mereka lebih Golput,” katanya.

Share.

Comments are closed.