Sekolah – Pesantren Diproyeksi Jadi Sentra Vaksinasi Jabar

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

Kabarrakyat.co, Bandung – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyebut akan menjadikan sekolah dan pondok pesantren sebagai sentra vaksinasi pada Agustus 2021.

Melalui penambahan sentra vaksinasi, Gubernur berharap kekebalan kelompok (_herd immunity_) makin cepat tercapai. Untuk mencaoai kekebalan kelompok, 70 persen penduduk Jabar harus sudah divaksin.

“Mulai bulan Agustus sudah kami siapkan sekolah dan pondok pesantren dimanfaatkan sebagai tempat vaksinasi,” ujarnya, Senin, 26 Juli 2021.

Baca Juga:  Dorong Kesejahteraan Warga, Berikut Pokok Pikiran DPRD di Musrenbang RKPD Kota Bandung Tahun 2025

Gubernur menjelaskan sekolah dan pondok pesantren efektif mempercepat target vaksinasi Jabar. “Kalau di tempat pesantren dan sekolahnya ada tempat yang memadai untuk sentra vaksinasi itu bisa dilakukan dan ujungnya juga kan untuk mengurangi kematian,” Sebut kang Emil.

Oleh karena itu, ia meminta ulama se-Jabar untuk membantu percepatan vaksinasi dengan memberikan sosialisasi dan edukasi vaksin yang benar. “Mari kita bersama-sama perkuat _herd immunity_,” ungkapnya.

Baca Juga:  Wakil Ketua DPRD Jabar Dorong Kesadaran Masyarakat Untuk Vaksin

Gubernur membeberkan mengenai kinerja pemerintah pusat dan daerah dalam penyaluran bantuan sosial, yang saat ini menjadi kegelisahan masyarakat saat PPKM Darurat. Menurutnya, pemerintah saat ini sedang menyalurkan bansos dari 13 pintu keuangan.

Ridwan Kamil meminta para ulama dan tokoh agama dapat menenangkan masyarakat agar situasi sosial Jabar tetap aman dan kondusif.

Baca Juga:  Inginkan Kesejahteraan Pelaku UMKM, Ribuan Milenial Garut Rayakan HUT Ke-77 RI dengan Menebar 'Inspirasi Ganjar Presiden 2024'

“Mohon titip juga membantu menenangkan masyarakat karena bansos juga terus kita hadirkan dan upayakan, apakah itu yang (data) normal atau data yang terdampak baru,” sebut Kang Emil.

“Mudah-mudahan alim ulama dan _umaro_ bisa saling menguatkan dalam kondisi ini,” pungkasnya.

Share.

Comments are closed.