Kabarrakyat.co, BANDUNG – Sebanyak 45 siswa SDN Sukamulya Kabupaten Bandung melakukan kunjungan edukasi ke Lapas Narkotika Kelas IIA Bandung, Kamis (8/10/2026).
Kegiatan ini bertujuan mengenalkan program pembinaan kemandirian warga binaan kepada generasi muda.
Didampingi para guru, para siswa diajak melihat langsung aktivitas produktif warga binaan. Mereka mengunjungi bengkel kerja konveksi dan sablon, serta area Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lapas Narkotika Bandung.
Di SAE, siswa terlihat antusias mengikuti kegiatan pertanian dan peternakan. Mereka diajak langsung panen telur ayam, telur bebek, hingga sayuran kol hasil karya warga binaan.
Kepala SDN Sukamulya mengapresiasi penerimaan jajaran Lapas Narkotika Bandung. Menurutnya, kegiatan ini memberikan perspektif baru tentang Lapas.
“Pandangan kita selama ini tentang Lapas yang menyeramkan ternyata tidak sepenuhnya benar. Di dalam Lapas ada banyak kegiatan positif, pembinaan kemandirian yang membekali warga binaan dengan keterampilan untuk masa depan,” ujarnya.
Pihak sekolah juga mendukung kolaborasi lanjutan dengan Lapas terkait edukasi bahaya narkoba dan pentingnya taat hukum sejak dini.
Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Bandung, Sopiana, menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menyebut kegiatan ini penting untuk mengenalkan fungsi pemasyarakatan kepada masyarakat.
“Kami menyambut baik kunjungan SDN Sukamulya. Ini menjadi sarana edukasi bagi anak-anak untuk mengenal pembinaan di Lapas. Kami siap berkolaborasi memberikan sosialisasi bahaya narkoba agar peserta didik paham sejak dini,” kata Sopiana.
Melalui kunjungan edukasi ini, Lapas Narkotika Bandung berharap stigma negatif tentang Lapas dapat berubah. Lapas tidak hanya tempat menjalani pidana, tetapi juga tempat pembinaan untuk membentuk warga binaan menjadi lebih baik dan siap kembali ke masyarakat.
