Kamar Napi Perempuan di Lapas Perempuan Bandung Dirazia, Petugas Lapas Pun Ikut Dites Urine

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

Kabarrakyat.co, Bandung – Lapas Perempuan Bandung menggelar razia ke kamar hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) perempuan, Kamis Dini hari.

Kegiatan razia yang dimulai tengah malam tersebut, dipimipin langsung Ka. KPLP dan Kasi Adm. Kamtib, untuk melaksanakan sidak (Razia mendadak) sejumlah kamar hunian warga binaan Lapas Perempuan Bandung.

Razia yang meliputi penggeledahan badan, barang dan kamar hunian ini dilaksanakan sebagai salah satu langkah deteksi dini pencegahan potensi gangguan keamanan dan ketertiban di Lapas.

Baca Juga:  MDI Sambut Perpres UU Pesantren

Kalapas Perempuan Bandung, Yekti Apriyanti menjelaskan bahwa razia dilakukan dengan penggeledahan, fokus pada kerapihan barang-barang di kamar hunian dan menyita barang-barang yang dikategorikan terlarang.

“Untuk hasil dari kegiatan razia tersebut, tidak ditemukan narkotika. Sementara temuan barang-barang terlarang lainnya akan dilakukan penyitaan dan pemusnahan, ” papar akalapas Perempuan Bandung, Yekti Apriyanti, Kamis 7 November 2024

Baca Juga:  Musim Hujan, Pj Wali Kota Minta Diskar PB Kota Bandung Antisipasi dan Mitigasi Bencana

Ditambahkan Kalapas Perempuan Bandung, bahwa kegiatan ini selaras dengan arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan perihal 13 Program Akselerasi Kementerian khususnya poin 1 tentang memberantas peredaran narkoba, dan pelaku penipuan dengan berbagai modus di dalam Lapas/Rutan seluruh Indonesia.

“Selain razia, Lapas Perempuan Bandung juga melaksanakan test urine bagi 18 orang petugas dan 13 orang narapidana yang dipilih secara random. Hasil dari test urine baik petugas maupun narapidana seluruhnya dinyatakan negative dari narkotika dan obat-obatan terlarang, ” jelasnya.

Baca Juga:  Hasil Survei Idham Chalid Institute Menyebutkan Beberapa Nama Tokoh Berpeluang Geser Yana Mulyana

Yekti Apriyanti menegaskan bahwa kegiatan semacam ini merupakan rutinitas yang harus diselenggarakan, sebagai bentuk komitmen perang terhadap narkoba sekaligus pertanggung jawaban kinerja kita sebagai petugas Lapas untuk tetap menjaga integritas, bersih dari narkoba serta pungli.

Share.

Comments are closed.