Klinik Unik di Mojokerto Ini Bernama Klinik Hoaks Untuk Tangkal Penyebaran Disinformasi Jelang Pilkada

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

Kabarrakyat.co, Mojokerto – Menjelang kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, masyarakat diimbau untuk mengantisipasi terhadap penyebaran disinformasi dan misinformasi.

Untuk mengecek kebenaran informasi, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Mojokerto menyediakan kanal klinik hoaks.

Kepala Diskominfo Kota Mojokerto Santi Ratnaning Tias menyampaikan, klinik hoaks ini merupakan layanan yang direplikasi dari Diskominfo Provinsi Jawa Timur (Jatim).

Baca Juga:  Danpaspampres Dapat Jabatan Promosi Jadi Pangdam III Siliwangi

Tujuannya membantu masyarakat dalam mengidentifikasi dan memverifikasi kebenaran informasi yang beredar.

’’Melalui klinik hoaks ini, masyarakat bisa mengecek kebenaran dari suatu informasi,’’ ungkap dia, seperti dikutip dari Radar Mojokerto, Jumat 26 Juli 2024.

Baca Juga:  Kaum Marhaenis akan Dukung Capres Gen Marhaenis

Dengan begitu, diharapkan klinik hoaks bisa menangkal penyebaran disinformasi dan misinformasi. Terutama jelang momen pesta demokrasi daerah yang akan bergulir pada 27 November 2024 nanti.

Santi juga mengajak masyarakat untuk turut aktif dalam menyaring berita yang belum jelas kebenarannya.

Baca Juga:  Kemenkominfo Siapkan Strategi Anti-Hoaks untuk Wujudkan Pilkada Serentak Damai  

’’Karena masyarakat juga bisa melakukan permohonan klarifikasi informasi,’’ ulas Ketua Komite Komunikasi Digital (KKD) Kota Mojokerto ini.

Dengan begitu, harapan masyarakat agar Pilkada 2024 bisa berjalan kondusif dan damai akan bisa terwujud di Kota Mojokerto. Untuk mengakses klinik hoaks, warga cukup mengunjungi laman klinikhoaks.mojokertokota.go.id.

Share.

Comments are closed.