Batu Tapak Ditemukan di Balongan Indramayu, Ini Kata Arkeolog

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

Kabarrakyat.co, Indramayu – Tim arkeolog Kabupaten Indramayu memperoleh informasi adanya temuan batu tapak dari sebuah situs di wilayah Kecamatan Balongan.

Belum diketahui fungsi dari batu tapak tersebut yang ditemukan di dalam sumur di situs Dampu Awang Desa Sudimampir tersebut.

Secara garis besar, batu tapak tersebut merupakan jenis batu andesit yang berisikan satu tapak kaki. Sayangnya, temuan artefak tersebut sudah tidak insitu lagi.

Baca Juga:  Peran Jurnalis Jaga Kondusifitas Jelang Pilkada Serentak 2024 di Jabar dengan Jurnalisme Positif Untuk Cegah Hoaks

Temuan ini di Indramayu baru kali pertama ditemukan. Namun di daerah lain temuan artefak berupa batu tapak ini sudah banyak ditemukan.

Arkeolog Dedy S Musashi menilai temuan artefak oleh warga di desa Sudimampir ini merupakan temuan yang sangat menarik karena belum pernah ada temuan sejenis ini di kabupaten Indramayu.

Baca Juga:  Hasil Survei Idham Chalid Institute Menyebutkan Beberapa Nama Tokoh Berpeluang Geser Yana Mulyana

Menurut Dedy, tim arkeolog masih mencari tahu apa fungsi batu tapak tersebut terkait konteksnya dengan temuan di sekitar lokasi temuan batu tapak.

” Temuan ini sangat menarik. Kita lakukan dokumentasi awal terhadap temuan tersebut,” jelas Dedy.

Baca Juga:  Lapas Narkotika Kelas IIA Gunung Sindur Bogor Komitmen Perang Terhadap Narkoba, Petugas Lapas Lakukan Tes Urine

Dedy merinci, di luar Kabupaten Indramayu temuan batu tapak ini pernah ditemukan di Kabupaten Ciamis yakni di Situs Astana Gede Kawali yang berkaitan dengan perjalanan sejarah Kerajaan Galuh.
 
“Di Ciamis ada batu prasasti dengan nama Batu Tapak atau Prasasti V Astana Gede Kawali,” pungkas Dedy.

Share.

Comments are closed.