29 Orang Napi Beragama Kristen di Rutan Bandung, Ikuti Pembinaan Agama Belajar Al Kitab

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

Kabarrakyat.co, Bandung – Pembinaan terhadap warga binaan pemasyarakatan (wbp) atau narapidana, terus dilakukan oleh Rutan Kelas I Bandung.

Salah satu pembinaan yang dilakukan yakni terhadap wbp yang beragama Kristen.

Sebanyak 29 warga binaan mengikuti kegiatan belajar Alkitab Yefta Sekolah Tinggi Teologi Kerusso bertempat di Gereja Imanuel Rutan Bandung, Kamis, 06 Juli 2023.

Belajar Sekolah Alkitab program satu tahun ini dipadatkan menjadi enam bulan yang diikuti 29 warga binaan.

Baca Juga:  Ribuan Warga Desa di Kabupaten Cianjur Deklarasi Ganjar Presiden 2024: Program-Program Beliau Bangkitkan Kebersamaan Warga Desa

Sekolah Alkitab ini dilakukan secara tatap muka dan daring, untuk pembelajaran hari ini sedang dilakukan tatap muka yang dihadiri 4 dosen pengajar.

Pembelajaran kali ini bertopik mengenai Holy Spirit / Pneumatologi *(Yohanes 14:16-17,Yohanes 16:8)*, yang di bawakan oleh Bapak Dr. Samuel Elkana,M.Th, M.Pd. Siswa pun belajar dengan antusias dan dipandu oleh para dosen pengajar.

Baca Juga:  Mahasiswa Cenderung Pilih Politisi PKS untuk Bacawalkot Kota Bandung

Karutan Kelas I Bandung, Suparman sangat menyambut baik kegiatan ini.

“Kegiatan belajar Alkitab ini dilaksanakan dalam rangka melaksanakan layanan kepribadian bagi warga binaan khususnya dalam bidang kerohanian Kristen sebagai wujud pemenuhan hak hak Warga Binaan Pemasyarakatan, ” jelasnya.

Hal ini pun senada dengan program Kemenkumham PASTI yang mana sinergitas antar lembaga dapat terjalin baik.

Baca Juga:  Raih PROPER Emas Tiga Tahun Berturut-turut dari KLHK, Polytama Semakin Mantap dalam Upaya Pelestarian Lingkungan

“Ini komitmen kami, sehingga peningkatan pelayanan pembinaan bagi warga binaan dapat terwujud dengan harmonis, “, tandas Suparman.

Karutan berharap seluruh siswa yang sedang mengikuti Sekolah Alkitab mampu menekuni dengan baik sehingga akan memiliki kualitas keimanan.

” Dengan kualitas keimanan yang didapat, akan bisa diterapkan di tengah – tengah masyarakat kelak setelah bebas,” pungkasnya

Share.

Comments are closed.