Kabarrakyat.co, Bandung – Pemegang saham Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) memutuskan mengganti jabatan Direktur utama dan Dua Direktur lainnya, beserta tiga Komisaris.
Hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) luar Biasa yang digelar Rabu 29 September 2021 memutuskan bahwa posisi Direktur Utama BIJB Salahuddin Raffi diganti oleh Muhammad Singgih yang sebelumnya menjabat Direktur Keuangan.
Komisaris Utama yang baru ditunjuk saat RUPS luar biasa, Yayat Hidayat menjelaskan bahwa RUPS luar biasa digelar untuk melakukan restrukturisasi organisasi di BIJB.
“Harus ada cost leadership-nya, dengan penggantian posisi jabatan Direktur, semoga semakin bisa membawa BIJB berkembang demi mendukung perekonomian Jawa Barat,” jelasnya, Rabu, 29 September 2021.
Yayat mengakui jika BIJB belum maksimal beroperasi, selain karena akses menuju Bandara, juga karena adanya pandemi Covid-19.
“Seperti kita ketahui saat ini pandemi Covid-19, sebelum pandemi BIJB sudah berjalan, namun akses menuju bandara yang belum selesai masih menjadi kendala,” jelasnya.
Yayat berkomitmen, siap membawa BIJB menjadi bandara yang ramai, dalam mendukung pertumbuhan perekonomian di Jawa Barat.
“Saya akan bekerja maksimal membawa BIJB ramai, banyak dikunjungi orang dan menjadi bandara kebanggaan masyarakat Jabar,” jelasnya.
Anggota DPRD Jabar dari Partai Perindo, Husin menjelaskan bahwa restrukturisasi di BIJB dinilai sah saja sepanjang demi kebaikan organisasi BIJB itu sendiri.
“Saya belum tahu ada RUPS luar biasa itu, tapi jika benar demikian ada restrukturisasi organisasi, sah-sah saja demi membangkitkan BIJB agar menjadi bandara terbaik di Jabar,” jelas Husin.
