Napi LP Kota Agung Dapat, CB, CMB, PB dan Remisi TANPA Biaya

Napi LP Kota Agung Dapat, CB, CMB, PB dan Remisi TANPA  Biaya

Reporter: Rambe Purba, SE

Kabarrakyat.co, Tanggamus – Kalapas Tanggamus, Sohibur Rachman membuat terobosan baru dalam hal pemberian hak – hak napi seperti, CB, CMB, PB dan Remisi.

Seluruh napi yang mau mendapat hak – haknya dipanggil secara bersamaan dan disatukan dalam satu ruangan lalu diberikan pengarahan dan penjelaaan mengenai tahapan / proses atau mekanisme sesungguhnya. WBP dengan tertib mengikuti sidang TPP tersebut walau hanya duduk dilantai tanpa alas. Kini seluruh napi sudah tahu dan mengerti tata cara mendapatkan hak – haknya tanpa biaya. Jadi napi janhan kasih uang ke petugas kami, karena tanpa uang hak hak napi tetap diberikan, ujar Sohibur.
“Ini merupakan terobosan kami agar tidak ada pungli dan kita buka secara transparan kepada mereka ( WBP ),” ujar Sohibur.

Pelaksanaan Pembinaan di Lapas Kota Agung terkait percepatan PB (Pembebasan Bersyarat), CB(Cuti Bersyarat), CMB (Cuti Menjelang Bebas), Hukuman Disiplin dan Remisi hari ini (12/10) berlangsung lancar aman dan tertib, sebanyak 40 orang WBP mengikuti sidang TPP (Tim Pengamat Pemasyarakatan) yang mana sebanyak 14 orang diusulkan untuk mendapatkan PB, 2 orang akan disidangkan Hukuman Disiplin dan 24 orang akan disidangkan mengenai perbaikan Remisi, terang Sohibur.

Sementara itu dalam waktu yang sama, Kasi Pembinaan Lapas Kota Agung, Ferdika Candra sebagai ketua TPP menyatakan bahwa kegiatan ini adalah Proses Pembinaan Reintegrasi sosial bagi Warga Binaan di Lapas Kota Agung yang telah masuk ke tahap Minimum Security, yang mana telah memenuhi syarat Substantif dan Administratif sesuai dengan Peraturan Menteri Hukum dan HAM RI no. 21 Tahun 2003.

Adapun syarat Substantif yg telah terpenuhi adalah
1. Menunjukan kesadaran. Dan penyesalan atas kesalahannya
2. Menunjukan perkembangan Budi pekerti yg baik
3. Mengikuti segala bentuk kegiatan pembinaan
4. Berkelakuan baik selama menjalani pidana dan tidak pernah mendapatkan hukuman disiplin
5. Masyarakat dapat menerima program kegiatan pembinaan ybs
6. Telah menjalani 2/3 masa pidana
7. Daftar perubahan narapidana
8. Surat jaminan dari pihak keluarga yg diketahui oleh lurah /kepala desa/ kepala Peking setempat.
Sedangkan untuk syarat Administratif yang harus terpenuhi adalah
1. Kutipan putusan hakim dan berita acara pelaksanaan putusan pengadilan
2. Laporan litmas dari Bapas
3. Laporan perkembangan pembinaan dari wali pemasyarakatan
4. Surat pemberitahuan ke kejaksaan tentang pemberian PB, CB, CMB
5. Salinan Register F mengenai hukuman disiplin
6. Surat jaminan kesanggupan dari narapidana tidak akan melakukan pelanggaran hukum kembali
7. Daftar perubahan atau pengurangan masa pidana
8. Surat pernyataan dan jaminan kesanggupan dari pihak yang akan menerima kembali WBP tersebut yang diketahui oleh lurah /kepala Desa/ kepala Pekon.

Selain membahas tentang pemberian program reintegrasi ini, kita juga membahas mengenai pemberian hukuman disiplin kepada WBP yang melanggar peraturan. “Dari hasil razia dan laporan perkembangan di bidang Pengamanan kita akan melakukan sidang TPP terkait Hukuman Disiplin bagi 2 orang WBP, yang nantinya akan kita bahas bersama untuk memberikan hukuman yang tepat bagi pelanggar tersebut”, tegas Ferdika. Kini penghuni LP Kota Agung terdiri dari kasus Pidum 191 dan kasus narkiba 162.

Tags:

ad slot 728x90
ad space 400x90/