10.885 Warga Binaan di Jabar Berhak Mencoblos di Pilkada Serentak 2018

10.885 Warga Binaan di Jabar Berhak Mencoblos di Pilkada Serentak 2018

Reporter: Rambe Purba, SE

Kabarrakyat.co,Bandung – Narapidana atau warga binaan, punya hak demokrasi yang sama. Meski mereka tengah menjalani masa tahanan, namun hak politik tetap bisa mereka salurkan saat pilkada besok.

Kepala Kanwil Kumham Jabar, Indro Purwoko menjelaskan, bahwa narapidana di Jawa Barat, yang mendapatkam hak pilih sekitar 10.885 warga binaan.

“Jumlah 10.885 yang mendapatkan hak pilih di pilkada serentak besok, jumlah ini merupakan setengahnya dari jumlah total 22.808 narapidana,” paparnya, Selasa (26/6).

Indro menambahkan, dalam pelaksanaan Pilkada serentak besok, pihak Kanwil Kemenkumham Jabar mendukung pilkada yang kondusif dan aman.

“Kami mendukung suasana pilkada yang kondusif,” jelasnya, Selasa (26/6).

Sementara itu Kadiv Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Jabar, Alfi Zahrin menjelaskana bahwa teknis pelaksanaan pemungutan suara dilakukan oleh KPPS.

“Jadi nanti untuk teknis pemungutan suara itu dilakukan pihak rutan atau lapas bersama KPU setempat,” jelasnya, Selasa (26/6).

Kadiv Pas menambahkan, untuk sosialisasi sendiri diakuinya minim dilakukan oleh pihak KPU.

“Tidak ada sosialisasi dari KPU, bahkan kampanye calon. Karena memang dilarang secara aturannya,” jelasnya.

Para napi mengenal calon, dari gambar yang ada di media seperti koran dan tv yang disediakan di aula lapas atau rutan.

“Hanya dari media para napi ini mengenal para calon kepala daerahnya,” jelasnya.

Sementara itu, untuk napi tipikor di Lapas Sukamiskin, akan melakukan pemungutan suara di dalam Lapas.

“Ada satu TPS di Sukamiskin, dengan jumlah pemilih 260 orang,” jelasnya.

Tags: , ,

ad slot 728x90
ad space 400x90/