Aturan Soal Miras Lemah, Wakapolri Akan Bawa ke Tingkat Pusat

Aturan Soal Miras Lemah, Wakapolri Akan Bawa ke Tingkat Pusat

Bandung – Kasus miras maut di tiga provinsi di Indonesia, yakni Jabar, DKI dan Kalimantan Selatan menjadi perhatian serius Mabes Polri.

Korban miras maut yang meninggal mencapai 113 orang di tiga Provinsi Tersebut. Tak menutup kemungkinan ada di Provinsi lain.

Wakapolri Komjen Syafruddin menjelaskan bahwa kasus miras ini membuat masyarakat gerah, dengan masih banyaknya miras ilegal.

“Dengan kejadian ini, saya akan bawa ke tingkat pusat, dimana saya akan bersinergi dengan Kementerian Kesehatan, BBPOm dan TNI untuk membawa masalah ini ke tingkat pusat perihal regulasi yang diatur untuk diambil alih ke tingkat pusat,” jelasnya, Kamis (19/4) di kediaman Syamsudin Simbolon jalan Bandung-Garut, kamis (19/4).

Payung hukum yang akan diajukan ke tingkat pusat, untuk mencegah kejadian miras maut terulang.

“Untuk mencegah kejadian berulang, dan bisa menjadi pedoman penindakan dalam memberantas miras ilegal selain perda,” jelasnya

Wakapolri memastikan, bahwa pihaknya akan memberikan pasal yang paling berat kepada para pelaku perusak moral bangsa.

“Kami akan terapkan pasal yang tepat dan berat untuk para peracik miras oplosan ini,”jelasnya.

Kasus miras ini menjadi perhatian publik, karena merusak tubuh manusia dengan cepat.

“Untuk yang terjadi di Kabupaten Bandung ini, bahan mirasnya metanol dan alkohol, saat diminum itu langsung membakar lambung. Jika tubuh tidak kuat,bisa langsung meninggal, jika kekebalan tubuh bisa menangkal, dua hari efeknya baru terasa para korban ini dari hasil laboratorium,”papar wakapolri.

Tags: ,

ad slot 728x90
ad space 400x90/