Napi Di Bandung Peras Wanita Kesepian Melalui Phone Sex dan Video Call Sex

Napi Di Bandung Peras Wanita Kesepian Melalui Phone Sex dan Video Call Sex

Kabarrakyat.co,Bandung – Kasus kejahatan cyber berhasil diungkap jajaran Polrestabes Bandung.

Kejahatan melalui dunia maya ini, memakan korban yang diduga berjumlah ribuan orang.

Para pelaku yang berhasil diamankan, merupakan narapidana atau warga binaan yang tengah menjalani masa tahanan di lembaga pemasyarakatan.

Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Hendro Pandowo menjelaskan bahwa kasus ini sangat meresahkan warga kota Bandung khususnya dan umumnya se Indonesia.

“Kami ungkap kejahatan cyber ini, karena modusnya cukup menggiurkan korban, banyak korban tertipu dan memberi setoran uang ketika dihubungi pelaku dan mengancam akan menyebar foto dan video bugil yang dimiliki pelaku,” jelas Kapolrestabes Bandung, Kombes Hendro Pandowo, Rabu (11/4).

Kapolrestabes menambahkan, bahwa modus pelaku ini berkenalan di media sosial facebook dengan memasang wajah laki laki ganteng.

“Pelaku awalnya berkenalan melalui facebook, lalu setelah kenal meminta nomor whatsapp dan mengajak phone sex dulu dan dilanjutkan dengan video call sex melalui whatsapp. Para pelaku memasang foto wajah laki laki ganteng yang seolah-olah bekerja sebagai pegawai pertambangan, pilot, anggota Polri bahkan pengusaha,” jelasnya.

Video call sex yang dilakukan para pelaku, ternyata bukan video call sex lamgsung dengan pelaku.

“Pelaku ini merekam gambar laki laki ganteng gagah, yang dihubungkan melalui panggilan video call whatsapp ke para korban. Jadi pelaku menghubungkan hp smartphone dengan smartphone lagi, lalu pelaku merekam aksi korban telanjang bulat saat online video call sex,” jelasnya.

Dari rekaman gambar whatsapp video tersebut, pelaku lalu menghubungi korban demgan nomor whatsaap tertentu, dan meminta uang dengan nada mengancam.

“Pelaku lalu menghubungi korban dan mengancam akan menyebarkan gambar telanjang dan video telanjang saat video call whatsap. Para korban menuruti kemauan pelaku, karena takut gambarnya disebarkan,” terangnya.

Para pelaku megancam korban,rata rata berkisar RP 10 hingga 30 juta satu korban.

“Korban tsrsebar disekuruh indonesia,sejauh ini Satreskrim Polrestabes menerima laporan dari dua orang korban. Hasil penyelidikan didapat 89 video korban, dan kini video tersebut kami amankan,” terangnya.

Tiga pelaku yang diamankan inisial I, G dan F ini merupakan narapidana di Lapas Kelas II Jelekong Kabupaten Bandung.

“Kami terus mendalami kasus ini, karena diduga melibatkan sejumlah napi dan oknum petugas lapas,’ jelasnya.

Polisi menyita barang bukti berupa enam kartu atm dari berbagai bank. Uang tunai Rp 40 juta, enam hp smartphone dan empat hp gsm biasa.

Ketiga tersangka kami jerat pasal 368 KUHP dan UU ITE no 19 tahun 2016.

“Ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara, pengungkapan kasus ini untuk mengingatkan warga khsusnya para wanita agar berhati hati dengan modus sepefti ini,’ jelasnya.

Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP M Yoris Maulana menambahkan, rata rata korban berusia 20 hingga 50 tahun.

“Dari pengakuan pelaku yang diamankan ada 26 korban, yang masih kami tunggu untuk melapor. Sejauh ini baru dua korban melapor,” terangnya.

Pihak Satreskrim juga akan berkordinasi dengan Kanwil Kemenkumham Jabar, terkait kasus ini.

“Kami akan berkordinasi dengan Kanwil Kemenkumham Jabar untuk mengungkap dugaan adanya keterlibatan oknum pegawai Lapas,” paparnya.

Tags: , , ,

ad slot 728x90
ad space 400x90/