Hendak Nempel Pesanan Narkoba Sabu, AK Diamankan Polisi

Hendak Nempel Pesanan Narkoba Sabu, AK Diamankan Polisi

Kabarrakyat.co, Bandung – Peredaran narkoba di kota Bandung semakin memprihatinkan, buktinya barang haram ini bisa diedarkan oleh buruh kasar sekalipun.

Polrestabes Bandung berhasil mengungkap peredaran narkoba jenis sabu, yang diedarkan oleh seorang buruh kasar.

AK (28) ditangkap jajaran Sat Narkoba Polrestabes Bandung, saat menempel narkoba jenis sabu dengan sistem tempel di salah satu kawasan di kota Bandung, sabtu 31 maret lalu.

Saat ditangkap, AK mengaku hendak mencari barang yang hilang.

“Saya ditangkap, lalu saya mengelak jika saya sedang mencari barang yang hilang di semak semak yang ada di sekitar kostan saya kawasan kebon gedang, ” jelasnya di Markas Sat Narkoba Polrestabes Bandung, senin (2/4).

AK lalu diminta polisi ke kamar kostnya, untuk mencari narkoba yang dimilikinya.

“Polisi lalu meminta saya ke kostan, untuk melakukan pencarian narkoba yang saya simpan, saya tetap mengelak tak menyimpan narkoba tersebut,” terangnya.

Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Hendro Pandowo menjelaskan bahwa buruh yang mengedarkan narkoba jenis sabu ini, bukti bahwa narkoba masuk ke seluruh elemen.

“Ini bukti bahwa narkoba tidak mengenal siapapun, buruh kasar pun sekarang bisa menjual narkoba. Untuk itu peredaran narkoba di kota Bandung akan terus ditekan,” jelasnya.

Sementara itu Kasat Narkoba Polrestabes Bandung AKBP Haryo Tejo Wicaksono menjelaskan, bahwa AK jnj merupakan kurir dari bandar besar yang kini masih kami buru.

“Saat menggeledah kamar kostnya memang ditemukan 10 gram dari tas selempang miliknya, dimana sebanyak 1 ons sabu disebarkan dan ditempelkan ke beberapa titik sesuai perintah YN yang merupakan bandarnya,” jelas KasatNarkoba.

AK ini ditangkap saat akan menempelkan narkoba pesanan sesuai perintah YN.

“YN masih kita buru dan kini DPO Polrestabes Bandung. Perintah YN kepada AK yakni dimjnta menempelkan sabu seberat masing masing 20 gram, yakni di Kiaracondong 20 gram, dan dj Arcamanik 20 gram, namun karena tertangkap polisi , pesanan tempelan konsumen di dua tempat tak jadi ditempel,” jelasnya.

Akibat perbuatannya, AK dijerat dengan pasal 114 ayat 2 UU jo pasal 112 ayat 2 UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika.

“Ancaman hukuman kepada AK 20 tahun penjara sampai seumur hidup,” pungkasnya.

Tags: , , ,

ad slot 728x90
ad space 400x90/