Jual Lima Hewan Dilindungi Via Facebook, Seorang Pria Diamankan

Jual Lima Hewan Dilindungi Via Facebook, Seorang Pria Diamankan

Kabarrakyat.co, Bandung – Seorang pria asal kabupaten Bandung Rudi Aryanto, diamankan jajaran Subdit IV Direskrimsus Polda Jawa Barat karena melakukan penjualan hewan dilindungi.

Dalam aksinya, pria yang kesehariannya berwiraswasta pasca di PHK ini, mengaku bahwa melakukan penjualan dan pembelian via Facebook.

“Awalnya iseng buat koleksi, satu ekor dulu pesan lalu saya pelihara sendiri,” papar Rudi kepada wartawan di Mapolda Jabar, Kamis (29/3).

Rudi menjelaskan bahwa berawal dari membeli burung jenis elang, lalu tertarik membeli jenis burung lainnya yang kebanyakan dilindungi.

“Awalnya di Facebook itu hanya buat koleksi, lalu ada yang nanya tentang burung jenis lainnya saya coba balas. Grup Facebook nya BOP,” jelasnya.

Rudi menambahkan bahwa kebanyakan jenis burung yang dibelinya, kebanyakan jenis elang.

“Yang banyak ditanya memang jenis elang itu, jadi saya coba menjual jenis elang saja,” terangnya.

Jenisnya yakni elang Bondol, elang alap-alap, elang blacit dan elang laut.

“Para pembeli itu banyak elang Brontok hitam yang nyari, saya biasa beli Rp 600.000, lalu dijual lagi Rp 750.000. Jadi dapat untung Rp 100.000 per ekor,” papar Rudi Aryanto.

Rudi sendiri mengaku baru melakukan kali ini, dalam menjual hewan yang dilindungi.

“Baru kali ini , selama enam bulan terakhir ini,” terangnya.

Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Agung Budi Maryoto, menjelaskan bahwa pelaku penjualan hewan dilindungi ini melakukan penjualan secara online.

“Pengakuannya di online, tetapi kita dalami pengakuan pelaku ini apakah juga melakukan penjualan secara langsung di lokasi yang ada penjualan hewan dilindungi,” terangnya.

Kapolda mengatakan, bahwa pelaku juga kita telusuri apakah menjual hewan sendirian, atau mempunyai jaringan.

“Jaringannya juga kita telusuri,” terangnya.

Sementara itu Direskrimsus Polda Jabar, Kombes Samudi menjelaskan bahwa tindakan pelaku menjual burung elang ini, melanggar pasal 40 ayat 2 Jo pasal 21 ayat 2 huruf a UU RI No 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

“Pelaku diancam hukuman penjara 5 tahun , dan denda Rp 100 juta,” terangnya.

Barang bukti hewan yang disita yakni dua burung elang brontok hitam, satu ekor mati, satu ekor burung elang brontok putih, satu ekor burung elang alap-alap, dan jenis burung elang laut blackit.

“Untuk yang masih hidup kita kembalikan ke habitatnya melalui kantor BKSDA Jawa barat hari ini juga secara langsung,” paparnya.

Tags: ,

ad slot 728x90
ad space 400x90/