Pelempar Rokok ke Orang Utan Siap Diberi Sanksi Sosial

Pelempar Rokok ke Orang Utan Siap Diberi Sanksi Sosial

Kabarrakyat.co, Bandung – Pelaku pelemparan rokok hingga akhirnya hewan orang utan yang menjadi penghuni di kebon binatang Bandung ikut merokok, yang iral di media sosial sepekan terakhir, menyerahkan diri ke Polisi.

Deni Junaedi (27) warga Gempol kota Bandung, mengaku kaget dan tak menyangka dirinya ramai dan viral karena memberi rokok ke orang utan saat berkunjung ke kebun binatang Bandung, hari Minggu (4/3) lalu.

Mendengar dirinya ramai diberitakan media, dirinya langsung bertanggung jawab dan mendatangi Polsek dekat rumahnya.

“Saya kan kebetulan jualan batagor , lalu saya dikasih tau keluarga (istri) masuk tv dan koran karena melempar rokok ke orang utan,” jelas Deni di Mapolrestabes Bandung, Jumat (9/3) siang.

Deni menyatakan minta maaf atas tindakan dan perilakunya kepada seluruh masyarakat Indonesia, kota Bandung.

“Kepada pecinta hewan, dan seluruh masyarakat saya menyatakan minta maaf yang sedalam-dalamnya atas kejadian tersebut,” terangnya.

Deni juga mengakui menyesal atas apa yang diperbuatnya.

“Saya menyesal, dan saya tak ada motif iseng saja karena kan tujuannya berlibur,” terangnya.

Saat ditanya apakah dirinya siap mendapatkan Sanksi sosial. Deni menyatakan siap.

“Saya siap mendapatkan Sanksi sosial dari masyarakat dan manajemen kebun binatang,” terangnya.

Sementara itu Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Agung Budi Maryoto menjelaskan bahwa kasus penganiayaan kepada hewan yang viral, tetap diproses hukum sesuai prosedur.

“Kami tetap memproses, meski ancaman hukumannya dibawah enam bulan penjara yakni tiga bulan, sesuai pasal 302 ayat 1 KUHP dan denda sebesar Rp 4500,” terangnya.

Kapolda berharap, pasca kejadian di kebun binatang Bandung, masyarakat harus bisa menjaga etika terhadap binatang.

“Kepada pengunjung ke kebun binatang, harus bisa menjaga etika saat berwisata. Ini kejadian kedua setelah taman safari Bogor beberapa waktu lalu,” paparnya.

Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Hendro Pandowo, menjelaskan bahwa pelaku tidak dilakukan penahanan.

“Kami tetap memproses, karena pasalnya 302 dan hanya tiga bulan kurungan, kita tidak melakukan penahanan. Apalagi pelaku ini beritikad baik mau bertanggung jawab,” jelasnya.

Tags: , ,

ad slot 728x90
ad space 400x90/