Modus Jadi Pembeli Motor, Pria Ini Malah Mencuri Motor

Modus Jadi Pembeli Motor, Pria Ini Malah Mencuri Motor

Kabarrakyat.co, Bandung – Pria lulusan sarjana ekonomi dari salah satu sekolah tinggi ekonomi swasta di Bandung ini, harus merasakan jeruji besi karena perbuatannya terungkap petugas Kepolisian. Saat korban yang merupakan pemilik kendaraan bermotor yang hendak dijual kepada pria lulusan sarjana ekonomi tersebut, dicuri.

Aksi Govinda Gultom (29) yang hampir setahun dijalankannya, berakhir tanggal 12 Februari 2018 lalu, dalam kaitan kasus pencurian kendaraan bermotor dengan modus hendak membeli kendaraan tersebut, melalu media sosial.

Pria yang mengaku memantau adanya warga yang menjual motor melalui grup Facebook ini, mengelabui penjual kendaraan bermotor saat bertemu dan menawar motor tersebut.

“Saya memantau dari Facebook yang mau jual motor, lalu saya coba chat di FB dan menawar motor tersebut. Lalu menentukan tempat bertemu untuk melihat motor dan mengecek suratnya,” jelas Govinda kepada wartawan di Mapolsek Bojongloa Kaler, Selasa (20/2).

Saat bertemu penjual motor tersebut, dirinya meminta surat kendaraan yakni STNK dan BPKB untuk dilihat.

“Saat ketemu saya minta surat dan kendaraan motor tersebut, dengan alasan untuk dicek mesin dan nomor rangka nya, lalu penjual itu memberikan. Lalu saya meminta pemilik motor yang akan menjual motor menyalakan mesin motor untuk dicoba. Saat mencoba motor saya kabur dengan cepat,” jelasnya.

Dirinya mengakui, proses tawar menawar tidak terjadi saat bertemu di darat. Karena dilakukan dalam chat di Facebook.

“Saat COD itu hanya cek surat dan ngetes mesin, lalu kabur,” paparnya.

Govinda menambahkan, setiap bertemu pihak yang akan menjual motor dirinya selalu berpakaian rapih dan meyakinkan.

“Setiap akan transaksi , penampilan saya meyakinkan,” jelasnya.

Kapolsek Bojongloa Kaler, Kompol Apong menjelaskan, bahwa pria yang berprofesi sebagai wiraswasta ini, telah melakukan aksinya selama 19 kali dalam setahun.

“Pelaku ini sudah melakukan aksinya selama hampir 19 kali. Untuk diwilayah kami ada 7 kali,dan beberapa wilayah lainnya di kota Bandung seperti Babakan Ciparay 3 kali, Regol 1 kali dan Cicendo 1 kali,”jelasnya.

Saat ini kami masih melakukan pendalaman,daftar pencarian barang bukti yang masih berada di pembeli.

“Jadi Govinda menjual kembali kendaraan yang dicurinya ke warga dan showroom motor second di Kota Bandung dengan harga miring. Misalnya dari harga normal 20 juta jadi 15 atau bahkan 12 juta,” paparnya.

Kasus pencurian ini bisa terungkap, saat salah satu pembeli motor dari Govinda atas nama Gelar melaporkan ke Polsek, ketika hendak melakukan perpanjangan STNK motor sport ninja.

“Jadi ada warga yang melapor ke Polsek saat akan memperpanjang STNK namun tak bisa karena sudah diblokir oleh pemiliknya. Dari laporan itu kami kordinasi dengan Samsat dan akhirnya terungkap ada warga yang mengalami pencurian kendaraan motor dengan modus pura-pura menjadi pembeli, dan berhasil kita telusuri pelakunya,” jelas Kapolsek.

Tags: ,

ad slot 728x90
ad space 400x90/