Polda Jabar Klaim Selamatkan Uang Negara Rp 14 M Selama 2017

Polda Jabar Klaim Selamatkan Uang Negara Rp 14 M Selama 2017

Kabar rakyat.co, Bandung – Catatan akhir tahun kamtibmas di wilayah Hukum Polda Jabar selama 2017, dinyatakan secara umum menurum.

Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto mengungkapkan, bahwa secara umum angka kriminalitas dan penanganan sejumlah perkara di wilayah Polda Jabar menurun.

“Angkanya masih di 51 persen, saya berharap tahun depan sudah 60 persen. Yang artinya pengungkapan kasus semua bisa terselesaikan dengan baik,” papar Irjen Pol Agung Budi Maryoto saat jumpa pers akhir tahun di Mapolda Jabar,Jumat (29/12).

Catatan dalam paparan akhir tahun yang diungkapkan Polda Jabar, yang menonjol yakni di bidang pengungkapan kasus korupsi.

Dari tahun 2016 yang hanya 33 perkara, dengan kerugian hanya Rp 281 juta. Sedangkan tahun 2017 ini sekitar 43 perkara dengan kerugian sekitar Rp 14 Milliar.

“Total yang kita selamatkan dari kasus korupsi yang ditangani totalnya Rp. 14.169.294.938. Jumlah itu berdasarkan audit dari BPK (Badan Pemeriksaan Keuangan) dan perkaranya sudah dilimpahkan ke kejaksaan sekitar 80 persen, sisanya masih dalam tahap penyidikan,” jelasnya.

Sejumlah kasus yang ditangani oleh Subdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Jabar di antaranya kasus pungli Badan Pertanahan Nasional (BPN) di Kabupaten Bogor dan kasus pungli di Imigrasi Kota Sukabumi.

Saat ditanya mengenai jarangnya publikasi terkait kasus korupsi oleh Polda Jabar, Kapolda menyatakan bahwa pihak Polda melakukan penanganan kasus korupsi dengan hati-hati.

“Bukan tidak ingin dipublikasi, penyidik melakukan penyelesaian kasus korupsi memang tidak mudah. Menurutnya perlu adanya bukti-bukti yang kuat untuk menjerat dan menahan pelaku korupsi. Hal ini dilakukan seperti kebijakan di KPK, dimana menentukan tersangka dahulu, lalu berkasnya dilengkapi, tersangka ditahan kemudian maju (proses hukum). Kalau tidak seperti itu, nantinya kita tunggu audit BPK lama setelah 120 hari ditahan bebas hukum tersangkanya,”jelas Kapolda menanggapi pertanyaan wartawan.

Pihak Polda Jabar berkomitmen, untuk melakukan pengusutan kasus korupsi di Jabar. Bila ada bukti yang menyatakan kasus itu sebuah kejahatan korupsi.

“Polda itu melakukan penanganan korupsi sesuai data, fakta yang sesuai fakta hukum, bukan dari opini. Jadi penanganannya secara hati-hati,” jelasnya.

Tags: , , ,

ad slot 728x90
ad space 400x90/