Pasukan Elit TNI AD Berhasil Bebaskan Sandera di Papua

Pasukan Elit TNI AD Berhasil Bebaskan Sandera di Papua

Reporter: Yudanto

Kabarrakyat.co, Papua – Tak butuh waktu lama bagi tim yang dipilih oleh KASAD untuk melakukan operasi penyelamatan sandera warga di Papua, yang hampir dua pekan disandera kelompok kriminal bersenjata.

Dal waktu 78 menit, ke 13 prajurit TNI AD dari Parako Kopassus dan Ton Taipur Kostrad, berhasil mengacak acak, markas dari milisi OPM.

Kapendam Cendrawasih, Kolonel Inf Muhammad Aidi menjelaskan, bahwa pasukan yang secara khusus dipilih dalam operasi ini, berhasil melaksanakam tugas dengan baik.

“1 Tim Pasukan Parako Kopassus melaksanakan Operasi Raider dan Perebutan Cepat Area Kimberley Papua dan mengejar Kelompok Bersenjata yang mengisolasi Warga Masyarakat di Papua. Di Back Up oleh Yonif-715/Raider dan Tontaipur, serentak dengan 2 Tim dari Taipur Kostrad bertugas menguasai Bunti. Seluruh Personel TNI sudah masuk ke Posisi masing masing, menunggu perintah melaksanakan Serbuan,” jelasnya, Jumat (17/11)/malam seperti dilansir dari laman Kriminologi.id

Pada waktu yang di koordinasi pada Jam “J” pada jam 07.00, Pasukan mulai bergerak ke arah posisi Kelompok KKB yang sedang berkumpul. 07.45 suara ledakan di bunyikan dan seluruh anggota sniper langsung melakukan penyerangan kepada KKB sedang berkumpul di kandang babi di daerah utikini.

“Mengetahui Pasukan yang Tiba tiba Muncul diluar area pemukiman, Kelompok OPM berhamburan melarikan diri tanpa bisa melakukan Perlawanan. Karena mereka sudah bisa memastikan itu adalah Pasukan Parako Kopassus,” paparnya.

Jam 08.18 seluruh area Kimberley berhasil dikuasai Pangdam perintahkan untuk bergerak menguasai pos2 pengamanan Separatis TPN/OPN.

Dalam waktu 78 menit seluruh seluruh Area berhasil dikuasai dan Para separatis melarikan diri ke Hutan dan gunung, sambil mengeluarkan tembakan dari Jarak Jauh.

Belum bisa dipastikan apakah kelompok separatis OPM ada yang korban karena cuaca berkabut sanggat tebal.

Setelah seluruh wilayah di kuasai dan situasi dinyatakan aman, Pangdam XVII/Cenderawasi berkoordinasi dengan Kapolda agar segera mengirimkan Tim Evakuasi.

Tidak lama kemudian Tim Satgas Terpadu TNI/Polri tiba di lokasi melaksanakan evakuasi. Sekitar pukul 14.00 waktu setempat, proses evakuasi berhasil dilaksanakan dengan jumlah korban Sandera 347 orang terdiri dari warga Papua dan Luar Papua, Sementara penduduk asli setempat memilih tetap tinggal dengan jaminan keamanan dan dukungan logistik. Saat pasukan pengaman tetap tinggal di lokasi mengamankan korban dan kampung.

Tugas Tim Parako Kopassus Selesai di Kimberley dan menunggu Perintah Selanjutnya.

“Jika kalian berhadapan dengan Pasukan Reguler, Bertempur lah secara Terhormat.
Jika kalian berhadapan dengan Milisi, Jangan pernah memberinya kesempatan kedua,” jelas Kapendam.(net)

Tags: , , , ,

ad slot 728x90
ad space 400x90/