PN Bandung Menagkan Gugatan Warga Terhadap PT KAI

PN Bandung Menagkan Gugatan Warga Terhadap PT KAI

Kabarrakyat.co, Bandung – Pengadilan Negeri Kelas 1A Bandung menetapkan 25 korban PT. Kereta Api Indonesia (KAI) Daops II Bandung mendapatkan uang ganti rugi pasca penggusuran lahan di RW 02 Kelurahan Kebon Jeruk Kecamatan Andir Kota Bandung.

Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kelas 1A Bandung, Irwan Effendi menegaskan, tergugat 1 yaitu PT. KAI Daops II Bandung bersalah atas proses pembebasan lahan.

“Menghukum tergugat 1 untuk membayar ganti rugi senilai Rp 15 juta dikali 25 orang penggugat dengan total Rp375 juta,” tegas Irwan di Pengadilan Negeri Kelas 1A jalan LLRE Martadinata Kota Bandung Jawa Barat, Rabu 31 Mei 2017.

Penasehat Hukum Penggugat, Asri Vidia Dewi menambahkan, penggusuran PT. KAI pada 26 Juli 2016 terhadap 25 warga Kebon Jeruk merupakan pelanggaran hukum karena tanpa dasar hukum yang jelas.

“PT KAI tidak bisa membuktikan hak kepemilikan lahan. Dan asal diketahui, PT KAI itu bukan aset negara, dia persero dan karenanya adalah milik swasta. Jika akan melakukan penggusuran, tentu harus berproses sesuai hukum,” tambah Asri.

Asri menjelaskan, beban ganti rugi yang ditetapkan untuk PT. KAI tidak setara dengan akibat yang terjadi pasca penggusuran.

“Seperti BPKB, dan barang berharga lainnya itu kan susah dirinci karena hancur saat penggusuran. Tapi kami dalam mengajukan ganti rugi ya dalam nilai yang sebesar – besarnya,” tegasnya.

Menurutnya, akibat penggusuran tersebut, 25 warga melayangkan gugatan ke dua pihak, selain ke PT KAI, juga Pemerintah Kota Bandung (berkas terpisah).

“Karena kami sebagai pemenang, kami tinggal menunggu 14 hari apakah ada upaya banding dari pihak yang kalah atau tidak,” katanya.

Tags: ,

ad slot 728x90
ad space 400x90/