Polda Jabar Desak PN Bale Bandung Segera Limpahkan PK Praperadilan ke MA

Polda Jabar Desak PN Bale Bandung Segera Limpahkan PK Praperadilan ke MA

KabarRakyat, Bandung – Pengadilan Negeri (PN)Bale Bandung kembali menggelar sidang peninjauan kembali (PK) praperadilan atas penetapan tersangka HS oleh Polda Jawa Barat.

Sidang PK praperadilan yang dijadwalkan pukul 10.00 WIB pagi, ternyata dijadwalkan maju oleh pihak PN Bale Bandung satu jam lebih cepat yakni pukul 09.00 WIB pagi.

Saat ditanya perihal majunya jadwal sidang, namun tidak diumumkan di bagian informasi melalui pengeras suara umum di PN Bale Bandung. Pihak PN beralasan jika mikrofon rusak.

“Jadwal maju itu karena para pihak sudah datang, baik pemohon atau termohon. Kenapa tidak diumumkan di mikrofon karena tadi pagi pengeras suara pengumuman sidang ada kerusakan,” jelas Panitera Pengganti Budi Permana saat dikonfirmasi, Rabu (24/4).

Budi menambahkan, dalam sidang PK praperadilan hari ini, hanya menerima kontra memori pk.

Kuasa hukum Polda Jabar mendesak Pengadilan Bale Bandung segera melimpahkan berkas permohonan peninjauan kembali praperadilan yang diajukan Polda Jabar. Hal itu agar segera mendapat kepastian hukum tetap mengenai penanganan perkara yang sedang disidik Polda Jabar.

Hal itu diungkapkan kuasa hukum Polda Jabar Ajat Sudrajat dalam sidang penyerahan kontra memori PK yang diajukan Polda Jabar di PN Bale Bandung, Rabu (24/2/2016).

Dalam persidangan tersebut, baik pemohon maupun pihak termohon PK praperadilan, sama-sama menyerahkan pandangan memori dan kontra memori PK kepada hakim yang memimpin jalannya persidangan. Dalam persidangan itu, sidang dipimpin hakim ketua Heru Mustofa dan dua hakim anggota yakni Tohari Tafsirin dan Ristati dengan panitera pengganti Budi Permana.

“Kami berharap hakim segera melimpahkan permohonan kami ini. Ini (PK praperadilan, red) layak untuk diajukan ke lembaga peradilan yang lebih tinggi yakni tingkat MA,” ungkap Ajat.

Untuk diketahui, Polda Jabar mengajukan sidang PK Praperadilan terhadap putusan PN Bale Bandung yang membebaskan tersangka penipuan dan penggelapan uang senilai Rp 20 miliar bernama Herman Sudarta.

Herman diduga menjual aset PT Hakadikon dengan membeli tanah di wilayah Cihanjuang Kabupaten Bandung Barat yang kemudian digadaikan ke Bank Victoria. Hal itu pun kemudian dilaporkan ke Polda Jabar. Setelah dilakukan penyelidikan hingga tahap penyidikan, penyidik Polda Jabar pun menetapkan Hendra Sudarta sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

Namun, tidak terima suaminya ditetapkan tersangka, istri Hendra Gilian Goei pun mengajukan sidang praperadilan yang kemudian dimenangkan hakim praperadilan dan membebaskan tersangka Hendra dengan putusan pengadilan nomor 03/Pid.Prap/2015/PN.BLB tertanggal 16 November 2015 yang dipimpin hakim Mochammad Sholeh. Atas putusan hakim tersebut, Polda Jabar pun mengajukan sidang PK Praperadilan.

“Tadi itu pemeriksaan administrasi  kuasa dari pemohon PK dan termohon PK yang dilanjutkan dengan pembacaan permohonan PK dan kontra memori PK. Setelah penyerahan kontra memori ini, ada tahapan berikutnya yang dilanjutkan dengan penyerahan bukti-bukti dari masing-masing pihak pada 2 Maret mendatang,” ungkap dia.

Dijelaskan Ajat, agar permohonan PK praperadilan ini sampai di tangan MA, maka harus dilakukan dua hingga tiga kali sidang di lembaga peradilan pemutus praperadilan sebelumnya. Jika dalam perjalanan sidang PK praperadilan ini hakim menganggap sidang PK praperadilan tidak layak dilanjutkan ke MA, maka hakim pun tidak akan melayangkan permohonan sidang PK praperadilan ini ke tingkat peradilan yang lebih tinggi lagi.

“Pengajuan sidang PK praperadilan ini layak untuk segera naik karena kami dilengkapi dengan bukti-bukti otentik terkait penanganan perkara ini. Kami optimitis pengajuan sidang PK praperadilan ini dilayangkan ke MA,” ungkap dia.

Sementara itu, dari kuasa hukum termohon PK praperadilan yang diwakili Pieter Talaway mengungkapkan, dalam berkas permohonan kontra memori PK praperadilan yang diajukan Polda Jabar ini dianggap telah mengecilkan arti dan fungsi lembaga PK.[kr-1]

Tags: , ,

ad slot 728x90
ad space 400x90/