Aher Nyatakan Pemprov Jabar Tengah Siapkan Aerocity Bandara Kertajati

Aher Nyatakan Pemprov Jabar Tengah Siapkan Aerocity Bandara Kertajati

KabarRakyat, Bandung – Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan akan mengajukan PT BIJB untuk mengelola Bandara Internasional Jawa Barat di Kertajati Kabupaten Majalengka kepada pemerintahn pusat yang saat ini membiayai pembangunannya.

Ahmad Heryawan atau yang akrab dipanggil Aher mengatakan, selain PT BIJB, pihaknya juga akan menggaet pihak lain yang lebih berpengalaman mengelola bandara, pasalnya Jawa Barat belum berpengalaman untuk mengelola sebauh Bandara Intrenasional.

“Kami akan melakukan sharing saham dengan pihak lain yang lebih berpengalaman disamping dengan PT BIJB,” kata Aher usai menghadiri acara Rapat Kerja Daerah PDI Perjuangan di Balai Sartika, Jalan Suryalaya Bandung, Selasa (23/2).

Dikatakan Aher, untuk saham setidaknya Jawa Barat mendapatkan 25 persen, jika lebih dari itu maka lebih bagus dan sangat berterimakasih. Dengan demikan, Pemprov Jabar masih bisa mendapatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang lebih besar dari Bandara Kertajati. Namun hal itu akan kembali dibahas bersama pemerintah pusat secara detail.

Mengenai Aero City, Aher menjelaskan, pihaknya akan segera menunjuk kawasan untuk kota baru pendukung bandara tidak jauh dari bandara,  yang jelas masih di kawasan bandara.

“Untuk mengelolaanya kita semua termasuk BUMD serta Pemprov Jabar, PAD juga masih bisa didapatkan dari aero city tersebut,” ujarnya.

Progres pembangunan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kertajati Kabupaten Majalengka memasuki penataan pemindahaan administrasi pembiayaan dari Provinsi Jawa Barat ke pemerintah pusat melalui Kementrian Perhubungan (Kemenhub). Pemprov Jabar sudah membentuk tim kecil untuk menyelesaikannya scara detail.

Pihaknya sudah membentuk tim kecil untuk menata administrasi bentuk kewajiban pembiayaan dari provinsi ke pemerintah pusat melalui Kemenhub.

“Mudah-mudahan minggu depan sudah ada hasilnya secara detail, bagaimana pengalihan administrasi pembiayaan dari APBD Provinsi ke APBN,” katanya.

Dikatakan Aher panggilan akrab Ahmad Heryawan, urusan pembiayaannya sudah jelas oleh APBN sesuai intruksi Presiden Joko Widodo saat kunjunganya ke Kertajati beberapa waktu lalu.

“Presiden beharap dalam jangka waktu dua tahun ke depan, BIJB tersebut harus selesai maka pembiayaan diambil alih oleh APBN yang semula dari  APBD Provinsi,” katanya.

Dia mengaskan, pihaknya tinggal mengatur untuk pengalihan administrasinya bagaimana secara detail, termasuk pembahasan PT. BIJB dibahas dalam tim kecil tersebut.

“Apa tugas dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) setelah pembangunan bandara selesai,” ucap dia.[kr-1]

Tags: , , , , , ,

ad slot 728x90
ad space 400x90/