Gelapkan Dana 1,9 Miliar, Mantan Direksi PT POS Terancam 20 Tahun Penjara

Gelapkan Dana 1,9 Miliar, Mantan Direksi PT POS Terancam 20 Tahun Penjara

KabarRakyat, Bandung – Direktur PT. Dapensi Dwikarya (persero) Koswara, selaku anak perusahaan PT POS Indonesia, didakwa telah melakukan tindak pidana korupsi dengan menyalahgunakan wewenang dalam penggunaan anggaran hingga merugikan Negara mencapai Rp1,9 milyar

Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Rahman Firdaus menjelaskan, tindakan terdakwa berlangsung sejak 2007 hingga 2012 pada pengelolaan keuangan PT. Dapensi Dwikarya.

“Terdakwa melakukan perdagangan Impor dan Ekspor. Serta mendirikan usaha bidang perencanaan, pemborong pembangunan dan usaha real estate yaitu mendirikan gedung baru, rehabilitasi gedung dan sewa menyewa gedung,” ujar Jaksa Rahman di Pengadilan Negeri Tipikor jalan LLRE Martadinata Bandung, Rabu (17/2)

Tidak hanya itu, terdakwa juga mendirikan usaha pertanian, perkebunan dan kehutanan, perikanan serta industri pertanian. Selain itu, usaha bidang pertambangan dengan ekplorasi olah dan memperdagangkan hasil usaha tambangnya.

“Terdakwa juga memperdagangkan hasil hasil usaha yang didirikan. Selain itu, terdakwa menggunakan uang muka yang seharusnya diperuntukan pembelian kendaraan yang tidak bisa dipertanggungjawabkan senilai Rp950 juta, ” tambahnya.

Sebab itu, akibat perbuatan terdakwa, dana perusahaan senilai Rp1,9 milyar itu digunakan untuk kepentingan pribadi sebanyak Rp1,5 milyar dan memperkaya orang lain atau korporasi yaitu PT. Alif sebesar Rp270 juta saksi SH Rp54 juta dan saksi BP senilai Rp15 juta.

Dakwaan primer pasal 2 ayat 1 jo pasal 18 Undang Undang nomor 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 64 ayat 1 KUHP. Dakwaan Subsider pasal 3 jo pasal 18 Undang Undang nomor 20/2001 tentang Pemberantasan Korupsi jo pasal 64 ayat 1 KUHP.[kr-1]

Tags: , , ,

ad slot 728x90
ad space 400x90/