Jadi Saksi Sidang Jero Wacik, JK Pastikan DOM Diawasi

Jadi Saksi Sidang Jero Wacik, JK Pastikan DOM Diawasi

KabarRakyat, Jakarta – Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) mengatakan, setiap Dana Operasional Menteri (DOM) pasti diawasi oleh lembaga pengawas yang mulai efektif pada Desember 2014 sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK).

Hal itu disampaikan JK saat menjadi saksi meringankan untuk terdakwa Jero Wacik di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta.

“Semua dana tentu diawasi, apalagi DOM kan dari APBN jadi pasti diawasi, (efektif pengawasan DOM) akhir tahun 31 Desember 2014,” kata JK, Kamis (14/1) dilansir merdeka.com.

Ketika disinggung mengenai nilai untuk DOM, JK menjelaskan dirinya tidak mengetahui secara detail terkait hal itu. Termasuk bisa atau tidaknya penambahan nilai DOM apabila terjadi kekurangan.

“Anggaran 120 juta selebihnya (jika ditambah atau dikurangi) saya tidak mengetahui,” jelasnya.

JK menggaris bawahi, selain untuk menopang kinerja seorang menteri DOM juga diartikan untuk menjaga harkat martabat dari pembantu presiden tersebut. Meskipun, lanjutnya, penggunaan DOM untuk keperluan sehari-hari dengan kegiatan sebagai menteri sulit dibedakan.

“Seperti saya katakan, seorang menteri sulit dipisahkan tugas dinas sehari hari dengan tugas menteri. Harkat seorang menteri juga harus dijaga,” imbuhnya.

Sesuai dengan ketentuan yang berlaku nilai DOM adalah Rp 120 juta, terkait habis atau tidaknya JK menimpali itu terserah menteri yang menggunakannya. “Kalau enggak habis enggak apa-apa,” pungkasnya.[kr-1]

Tags: , , , ,

ad slot 728x90
ad space 400x90/