Seribuan Anggota TNI/Polri Amankan Rapat Pleno KPU Cianjur

Seribuan Anggota TNI/Polri Amankan Rapat Pleno KPU Cianjur

KabarRakyat, Cianjur, Jawa Barat – Seribuan anggota Polri dan TNI diterjunkan mengamankan jalannya rapat pleno KPU Cianjur, Jabar, di Green Hill, Kamis, untuk melakukan penghitungan suara pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati, bertempat di Green Hill.

Kapolres Cianjur, AKBP Asep Guntur Rahayu, mengatakan, personil tersebut akan ditempatkan di sejumlah titik termasuk di lokasi rapat pleno. Sekitar 1000 orang personil disiagakan di jalan utama menuju lokasi penghitungan dan di posko-posko kemenangan.

“Kami mulai dari lokasi, kemudian akses masuk lokasi dan di beberapa titik lainnya. Apabila ada konsentrasi massa yang bergerak ke lokasi kami imbau untuk kembali ke tempat masing-masing. Tapi jika membandel, mereka kami tahan, tidak diperkenankan masuk, adapun yang berkumpul silahkan berkumpul di posko kemenangan, tidak di lokasi,” katanya seperti dilansir kantor berita Antara.

Untuk menjaga ketertiban, tutur dia, setiap pasangan calon diimbau tidak mengerahkan massa, bahkan Calon bupati dan wakilnya diminta tidak hadir, hal tersebut disepakati usai pertemuan antara Komisi Pemilihan Umum Cianjur bersama kepolisian dan TNI, dimana rapat pleno penghitungan hanya dapat dihadiri saksi dari perwakilan pasangan calon dan pemilik undangan resmi KPU.

“Kami telah membuat surat imbauan ke masing-masing pasangan dan para pendukung agar tidak mengerahkan massa, untuk menjaga keamanan dan ketertiban,” katanya.

Dia menegaskan, rapat pleno hanya mengagendakan penghitungan suara bukan penetapan pemenangan Pilbup 2015, sehingga dia mengharapkan tidak ada pengerahan massa dari berbagai kubu untuk meminimalisir adanya konsentrasi massa.”Kami berharap seluruh paslon dan tim mengerti, ini demi keamanan dan ketertiban,” katanya.

Sementara KPU Cianjur mulai bersiap untuk menggelar rapat pleno rekaptulasi hasil perolehan suara Pemilihan Calon Bupati dan Wakil Bupati Cianjur 2015.

Komisioner Bidang Teknis KPU Cianjur, Kusnadi mengatakan, undangan yang hadir dalam acara tersebut hanya 294 orang.

“Udangan terdiri dari PPK dan Panwascam dari 32 kecamatan, Panwaslu, Bawaslu Jabar, KPU Jabar dan dua orang saksi dari masing-masing pasangan,” katanya.

Menurut dia, hanya udangan saja yang bisa masuk ke rapat pleno yang digelar di Hotel Green Hill, selebihnya tidak diperkenankan masuk, sedangkan dari tim pasangan hanya saksi yang diperbolehkan masuk untuk mengikuti rekapitulasi dari setiap kecamatan.[kr-1]

Tags: , , ,

ad slot 728x90
ad space 400x90/