14 Bidang Tanah Hambat Pembangunan Bandara Kertajati

14 Bidang Tanah Hambat Pembangunan Bandara Kertajati

KabarRakyat, Majalengka, Jawa Barat– Bupati Majalengka Sutrisno menuturkan sebanyak 14 bidang tanah menjadi salah satu hambatan dalam pembangunan Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati, Kabupaten Majalengka.

“Zona merah adalah daerah yang warganya menolak dan itu hingga saat ini ada 14 bidang. Ini kalau tidak diteruskan sementara sisi darat akan segera dibangun kalau tidak dibebaskan maka akan pembangunan akan tertunda juga,” kata Sutrisno saat memaparkan perkembangan terkini Bandara Kertajati kepada Sekda Jawa Barat Iwa Karniwa, di Kabupaten Majalengka, Rabu.

Menurut dia, Desa Sukamulya dan Desa Sukakreta menjadi daerah yang masuk dalam target pembebasan lahan untuk pembangunan runway Bandara Kertajati sepanjang 4000 meter dengan lebar sekitar 60 meter seperti dilansir kantor berita Antara.

Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Majalengka terus berupaya untuk memfasilitasi program pembangunan yang sudah ditetapkan pusat dan provinsi.

“Dan tentunya kami berkepentingan agar bandara segera selesai. Ini mampu mengungkit kehidupan rakyat Majalengka khususnya,” kata dia.

Harapan agar pada 2017 bandara tersebut bisa beroperasional untuk penerbangan haji dan umroh disambut gembira oleh pihaknya namun ada kekhawatiran target tak terpenuhi melihat perkembangan pembebasan lahan di lapangan.

“Jadi  masih ada hambatan di beberapa bidang terutama sambungan pembangunan lanjutan runway. Pembangunan runway baru 2500 meter. Dari 2850 meter total,” katanya.

Pihaknya menuturkan di lokasi, lahan yang sudah dibebaskan namun belum diratakan terancam akan kembali digarap warga dan jika musim hujan sudah turun lahan tersebut akan kembali ditanami padi.

Sementara itu, Sekda Provinsi Jawa Barat Iwa Karniwa menuturkan emerintah Provinsi Jawa Barat berencana menuntaskan seluruh hambatan dalam proses pembebasan lahan di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Kabupaten Majalengka.

Iwajuga memastikan dalam perumusan APBD Provinsi Jawa Barat Tahun 2016, ajuan dari Majalengka soal pembuatan jalur penghubung sebesar Rp79 miliar.

“Kami akan selesaikan secepatnya karena sekarang kita sudah menemukan kesamaan gerak dan langkah. Saya harap semua mendukung. Jangan ada satu pihakpun yang menyandera terhadap pembangunan ini. Kalau ada orang yang berpikir itu (mengganggu) harus berpikir ulang. Karena ini untuk kepentingan masyarakat besar Jabar,” kata dia.

Apabila situasi di lapangan sudah dituntaskan dalam waktu yang cepat maka pihaknya meyakini pembangunan Bandara Kertajati bisa diselesaikan pada 2017.

Oleh karena itu, ia meminta Bupati Majalengka untuk berkomuniasi terus dengan pihaknya dan untuk masalah teknis nanti tinggal dikoordinasikan dengan Dinas Perhubungan.[kr-1]

Tags: , , ,

ad slot 728x90
ad space 400x90/