Perpustakaan Pangkas Anggaran Belanja Buku

Perpustakaan Pangkas Anggaran Belanja Buku

KabarRakyat,Bandung – Pelajar dan mahasiswa bisa  memanfaatkan koleksi buku pelajaran dan referensi dari  Badan Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Bapusipda) Jawa Barat untuk menyiasati harga buku sekolah yang relatif mahal.

“Daftar saja menjadi anggota Bapusipda, tidak dipungut biaya. Koleksi buku kami lengkap, disesuaikan dengan kebutuhan dan permintaan masyarakat melalui angket berkala,” kata  pustakawan Bapusipda Jabar Bidang Layanan Otomasi Perpustakaan dan Kearsipan, Teti Suryati di Bandung, Senin. seperti dilansir kantor berita Antarajabar.com

Ia menyebutkan, koleksi buku di Bapusipda  berjumlah lebih dari 60 ribu judul dan 24 ribu eksampelar terdapat buku-buku pelajaran sekolah dengan kurikulum baru dan buku penunjang lainnya.

“Yang banyak tersedia itu buku penunjang belajar seperti bank soal, buku latihan ujian dan sebagainya,” katanya.

Ia mengatakan, buku-buku wajib yang digunakan sekolah untuk Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) sekolah tidak diadakan kembali lantaran buku Bantuan Operasional Sekolah (BOS) telah didistribusikan ke sekolah-sekolah.

“Jadi kami tidak lagi diperkenankan memperbarui koleksi buku sekolah wajib, tetapi masih sangat banyak buku-buku yang bisa dimanfaatkan anak sekolah untuk menunjang pelajaran,” kata dia.

Menurut dia,  jadwal layanan Bapusipda yang diperpanjang hingga pukul sembilan  malam di hari kerja juga dapat mempermudah anak sekolah untuk mengakses koleksi buku.

Selain itu, ia menambahkan, Bapusipda juga menyediakan layanan perpustakaan keliling di hari Minggu mulai pukul 6 hingga 11.30 di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) atau Tegallega,

Pustakawan Bapusipda Jabar Bidang Deposit dan Pengolahan, Siti Mulyani mengatakan, berbagi tips untuk siswa agar tidak harus selalu membeli buku baru.

“Saling tukar koleksi buku dengan teman, tidak perlu membeli semua tetapi saling melengkapi dan meminjamkan ketika dibutuhkan,” kata Siti..

Seorang tua siswa yang anaknya saat ini tengah duduk di bangku kelas 1 sekolah dasar di Bandung, Dewi Mulyani, mengaku cukup terbebani dengan jumlah buku yang harus dibeli.

“Saat ini ada 12 buku yang harus dimiliki anak saya, ongkos yang dikeluarkan lebih dari 400 ribu rupiah, memang cukup berat tapi ya mau bagaimana lagi,” kata dia selepas berbelanja buku sekolah di pasar buku Palasari, Bandung.

Nominal tersebut juga diakui oleh salah seorang pedagang khusus buku sekolah di Palasari, Yaya Sunarya.

“Rata-rata orang tua siswa yang berbelanja buku menghabiskan 300 hingga 400 ribu rupiah, yang paling banyak dicari buku pelajaran MIPA seperi Biologi, Fisika dan Kimia,” kata dia.

Ia mengatakan, harga satu buah buku Biologi misalnya, mencapai lebih dari 100 ribu rupiah.

Meski demikian, bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional pada 2 Mei lalu, pemerintah melalui Kementrian Pendidikan dan Kebudayan memberi layanan Buku Sekolah Elektronik (BSE) yang dapat diakses melalui bse.kemdikbud.go.id

Berdasarkan keterangan yang tertera dalam web BSE, hingga saat ini telah tersedia 502 buku SD, 238 buku SMP, 338 buku SMA, 222 buku SMK dan 2 buah buku bahasa yang dapat diunduh secara cuma-cuma.[kr-1]

Tags: , , , , ,

ad slot 728x90
ad space 400x90/