Penjualan motor di Jabar Melambat, Dispenda Revisi Target Pendapatan Kendaraan Bermotor

Penjualan motor di Jabar Melambat, Dispenda Revisi Target Pendapatan Kendaraan Bermotor

KabarRakyat, Bandung РMelambatnya  penjualan kendaraan bermotor di Jabar, tahun 2015. Membuat Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Provinsi Jawa Barat merevisi target pendapatan dari pajak kendaraan bermotor pada tahun 2015 yakni dari 1,2 juta unit menjadi hanya 1 juta unit.

Kepala Dinas Pendapatan (Kadispenda) Jabar Dadang Suharto memaparkan, bahwa revisi target perolehan ini harus dilaporkan kepada masyarakat beserta alasannya.

” Kami melakukan revisi ini, karena target perolehan pajak kendaraan bermotor pada tahun ini terkait yang seharusnya mencapai 1,2 juta, hanya bisa tercapai 1 juta kendaraan saja. Hal ini dikarenakan adanya perlambatan penjualan kendaraan,” jelas Kepala Dinas Pendapatan Daerah Jawa Barat Dadang Suharto, di Bandung, Senin (7/9).

Dadang menambahkan, bahwa perlambatan ekonomi membuat penjualan kendaraan bermotor ikut mengalami perlambatan dan mengikuti kemampuan daya beli masyarakat yang mulai melemah.

Dari data yang dimiliki Dispenda dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menyebutkan, target penjualan direvisi karena melihat potensi pasar yang diperkirakan stagnan hingga bulan Agustus 2015.

Sampai semester I tahun 2015, angka penjualan hanya pada kisaran 520.000 unit atau lebih rendah dibandingkan pencapaian pada periode yang sama tahun lalu yang mencapai 642.110 unit.

” Penurunan target dari para produsen juga ikut berimbas kepada target pendapatan pajak kendaraan bermotor di Jawa Barat, sehingga kita lakukan revisi,” jelasnya.

Sementara itu Ketua DPRD Jabar Ineu Purwadewi mengatakan target pendapatan Jabar mengalami penurunan dari Rp18,8 triliun menjadi Rp18,4 triliun.

Menurut Ineu, penurunan target pendapatan daerah tersebut karena terjadi penurunan target pajak kendaraan bermotor yang menjadi sumber favorit pendapatan daerah.

” Kami masih tetap meminta Dispenda supaya tidak terjadi hal seperti ini kembali, karena anggaran ini akan digunakan untuk pembangunan. Diharapkan dengan kondisi ekonomi seperti saat ini, target realistis dari pajak kendaraan bermotor bisa diukur dan dijadikan patokan. Hal ini karena menjadi sumber favorit dalam pendapatan daerah di Jabar,” ujar Ineu.[kr-1]

Laporan: Erian Sandri

Tags: , , ,

ad slot 728x90
ad space 400x90/