Kehadiran Perpustakaan Ajip Rosidi, Sebagai Pustaka Dan Pelestarian Khasanah Sunda

Kehadiran Perpustakaan Ajip Rosidi, Sebagai Pustaka Dan Pelestarian Khasanah Sunda

KabarRakyat, Bandung – Yayasan Pusat Studi Sunda, menggelar launching perpustakaan yang dinamai dengan tokoh sastrawan Sunda Ajip Rosidi (Kang Ajip). Diantara puluhan bahkan ratusan perpustakaan di Jawa Barat, atau bahkan di Indonesia, mungkin tidak ada yang seunik perpustakaan Ajip Rosidi.

Perpustakaan Ajip Rosidi tidak hanya menghimpun seluruh karya miliknya semata, namun menghimpun karya – karya dan khasanah budaya sunda, disamping diisi pula oleh ribuan buku berlatar ilmiah lainnya.

Turut hadir dalam launching tersebut, Ajip Rosidi (Kang Ajip), Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar, beberapa tokoh sunda dan Jawa Barat, diantaranya Nani Widjaya, Ceu Popong, Arifin Panigoro, Iman Sholeh, serta Tisna Sanjaya. Tak kalah penting, hadir pula sosok sastrasan kenamaan Indonesia, Taufik Ismail, hadir sebagi tamu spesial pada helatan launching kali ini.

Dalam sambutannya, Kang Ajip menuturkan, meski sebelumnya kesulitan mencari sumber. Khususnya yang menulis dan meneliti mengenai kebudayaan Sunda. Disamping, itu sedikit kesulitan pula dalam mencari dana dalam membangun sebuah perpustakaan.

Namun, Kang Ajip merasa perlu membangun sebuah pustaka sunda yang lengkap dan bermanfaat. Meski itu harus mengorbankan karya – karyanya yang lain untuk dilelang.

“Saya langsung menghubungi sebuah balai lelang lukisan di Jakarta, meminta untuk melelangkan lukisan – lukisan saya. Agar saya dapat dana sekitar 3 milyar. Alhamdulillah tiga bulan kemudian lukisan sayablaku di Singapura, dan saya memperoleh uang sebanyak yang diperlukan,” papar Kang Ajip.

Dalam membangun perpustakaan ini, Kang Ajip juga mendapat dukungan dari beberapa tokoh dan bahkan dari pemerintah Provinsi Jawa Barat sendiri. Yang mendukung sepenuhnya kehadiran perpustakaan tersebut.

“Siapa saja, baik yang secara langsung maupun tidak langsung membantu saya membangun perpustakaan ini, saya atas nama Yayasan PSS menghaturkan terima kasih yang tak terhingga,” ujarnya.

Dirinya berharap kehadiran perpustakaan ini dapat bermanfaat khususnya untuk orang Sunda, atau masyarakat Jawa Barat. Sehingga ke depan juga meningkatkan minat baca demi kemajuan masyarakat, khususnya masyarakat di tatar Sunda.

“Anggaoan bahwa orang Sunda kurang suka membaca. Mudah – mudahan sesudah tersedia bukunya, orang Sunda tidak lagi kalah oleh orang lain. Insya Allah,” pungkasnya.[kr-1]

Laporan: Andri Ridwan

Tags: , , , ,

ad slot 728x90
ad space 400x90/