Angkut PNS Mudik, Pemprov Jabar Sediakan 5 Bus Gratis

Angkut PNS Mudik, Pemprov Jabar Sediakan 5 Bus Gratis

KabarRakyat, Bandung -Pemerintah Provinsi Jabar kembali menggalakkan program mudik gratis bagi para PNS. Tak kurang 5 bus disiapkan untuk mengangkut sekitar 178 pemudik bersama keluarganya. Lima armada bus bagi 178 pemudik dilepas secara resmi di Lapangan Parkir Barat Gedung Sate, Rabu (15/07) pagi, oleh Plt Sekretaris Daerah Jawa Barat Iwa Karniwa.

Program mudik gratis bagi para PNS ini digelar sebagai bentuk kepedulian Pemprov terhadap para pejabatnya, yang belum mampu melakukan mudik secara mandiri. Disamping juga merupakan program tahunan yang digagas Biro Humas, Protokol dan Umum (HPU) Pemprov Jabar.

“Jadi kami fasilitasi dengan mudik gratis setiap tahun. Tahun depan rencananya program ini masih akan tetap digelar bagi PNS dan keluarganya. Program hanya mudik bersama, kalau pulang bersama masih agak sulit mengkordinirnya,” jelas Iwa.

Meski begitu, jumlah pemudik yang ikut dalam program mudik kali ini menunjukkan penurunan, dibanding tahun sebelumnya. Tahun sebelumnya, tak kurang dari 235 PNS berangkat mudik bersama. Iwa menilai, penurunan merupakan hal positif, yang menandakan bahwa ada tingkat kesejahteraan PNS yang meningkat setiap tahunnya hingga bisa menggelar mudik secara mandiri.

“Tapi kita tetap fasilitasi karena program ini sangat membantu,” katanya.

Pada mudik gratis 2015 kali ini, Biro HPU sudah menentukan empat tujuan mudik para PNS. Pertama, Jurusan Ciamis-Banjar sebanyak dua unit bus, dengan 74 orang penumpang. Kedua jurusan Tasikmalaya via Malangbong dengan satu unit bus, untuk 45 orang penumpang.

Ketiga, jurusan Tasikmalaya (Singaparna) via Garut sebanyak satu unit bus, untuk 28 orang penumpang. Terakhir, Jurusan Cirebon, Sumedang via Majalengka sebanyak satu unit bur untuk 27 orang penumpang.

Lebih lanjut, saat disinggung soal kemungkinan masyarakat umum memanfaatkan fasilitas ini, utamanya jika animo PNS setiap tahun menurun. Iwa mengaku ada banyak pertimbangan yang harus dipikirkan Pemprov Jabar. Pertama soal kriteria warga yang bisa mengikuti (mudik), serta anggaran yang masih terbatas.

Maka, pihaknya mendorong pada perusahaan – perusahaan untuk menggelar program serupa, dalam mendukung karyawannya melakukan tradisi mudik.

“Tapi kami terus mendorong agar perusahaan-perusahaan juga menggelar program ini. Minimal untuk karyawannya,” pungkasnya.[kr-1]

Laporan: Andri Ridwan

Tags: , , , ,

ad slot 728x90
ad space 400x90/