Terkait Kisruh PPBD, Dewan Akan Ajukan Hak Interpelasi

Terkait Kisruh PPBD, Dewan Akan Ajukan Hak Interpelasi

KabarRakyat, Bandung – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung, menerima aspirasi dan audiensi dari GMPP dan Fortusis terkait carut marutnya sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2015 Kota Bandung, Senin (06/07), di Gedung DPRD Kota Bandung, Jalan Sukabumi No. 30, Kota Bandung.

Meski mendadak, namun keluhan serta aspirasi langsung diterima para anggota dewan dari komisi D DPRD Kota Bandung. Ahmad Nugraha, Ketua Komisi D mewakili yang lain menerima dengan terbuka aspirasi masyarakat terkait PPDB.

“Ini masalah pendidikan, krusial, jadi kita terima semua aspirasi dan akan ditindaklanjuti,” terang Ahmad.

Usai menerima aspirasi, pihaknya menilai ada suatu sistem yang bermasalah dalam PPDB tahun ini. Mulai dari sosialisasi, proses verifikasi yang kurang tepat, kesalahan sistem rayonisasi, sampai pada intimidasi terhadap rakyat miskin, yang seharusnya diakomodir.

“Prioritas kita pada pemegang Kartu Pra Sejahtera (KPS), tadi kita dengar bahwa ada semacam tekanan (intimidasi), yang membuat orang tua siswa tersebut urung mendaftarkan anaknya,” tambahnya.

Lebih lanjut, jika masalah PPDB tidak dapat diselesaikan oleh Pemerintah Kota Bandung serta dinas terkait. Pihaknya akan menggelar pertemuan dengan kedua pihak, dan kemungkinan akan mengajukan interpelasi.

“Nanti kita akan rapatkan di komisi, seperti apa langkahnya, yang jelas kita akan interpelasi, bahkan bila perlu bentuk Pansus,” pungkasnya.[kr-1]

Laporan: Andri Ridwan

Tags: , , , , ,

ad slot 728x90
ad space 400x90/