Aher: Tangkap Saja Peserta Tender PON yang Menjual Nama Gubernur

Aher: Tangkap Saja Peserta Tender PON yang Menjual Nama Gubernur

KabarRakyat, Bandung – Gubernur Jabar Ahmad Heryawan (Aher) tampaknya tak mau main-main dengan urusan hukum terkait penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasioanal (PON) XIX 2016. Proses tender sarana penunjang PON yang kerap kali gagal dan sepi peminat, membuat proses penyelenggaraan pesta olahraga nasional ini sedikit terhambat.

Meski begitu, Aher yang juga Ketua Panitia PB PON Jabar XIX ini memastikan tidak ada yang bisa titip tender dalam pembangunan berbagai macam sarana pendukung pelaksanaan PONĀ  tersebut. Dengan tegas, ia meminta segera ditangkap setiap peserta lelang yang menjual nama dirinya, demi memenangkan tender.

“Saya tegaskan gak ada main-main. Gak ada titipan sedikitpun. Bahkan kalauada yang ngaku-ngaku titipan gubernur, tewak (tangkap) saja. Sebab apa, ini harus menjadi komitmen kita bersama,”tegas Aher, usai Workshop dan penandatanganan Baseline Persiapan PON Jabar, di Gedung Bappeda Jabar, Selasa (16/06).

Berkaca pada 2011 dan 2012 lalu, proses tender bisa lancar dilaksanakan tanpa hambatan. Bahkan bisa masuk pada Januari. Namun, kali ini, menurutnya banyak tender yang gagal dan tidak bisa bersaing, sehingga persiapan PON kembali mundur.

“Banyak (tender) yang kalah sebelum bertanding,”paparnya.

Maka, pihaknya berjanji akan terus menggenjot segala aspek persiapan. Tidak hanya tender, tetapi juga pembangunan venue yang masih belum rampung.

Dengan masuknya tender pada Desember mendatang, Aher berharap pembangunan sarana prasarana PON dapat selesai secepat mungkin. Sebab harus sejalan dengan visi, misi dan target Jabar pada pelaksanaan PON kali ini.

“Kita ingin sukses penyelenggaraan sukses prestasi, sukses ekonomi pembangunan, dan sukses administrasi,”pungkasnya.[kr-2]

Laporan: Andri Ridwan

Tags: , ,

ad slot 728x90
ad space 400x90/