Tender Kerap Gagal, Persiapan PON 2016 Molor

Tender Kerap Gagal, Persiapan PON 2016 Molor

KabarRakyat, Bandung – Akibat proses tender yang kerap kali gagal, persiapan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX 2016 di Jabar menjadi lambat.

Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher) mengatakan, target masuknya tender seharusnya sudah ada sejak Januari. Namun fakta di lapangan, tender baru bisa masuk dan diketuk palu pada bulan Desember.

“Maka tolong untuk tender, diusahakan masuk pada Desember atau paling telat Januari. Supaya pada Maret bisa lanjutkan pembangunan,”tegas Aher, dalam sambutannya, saat Workshop Penandatanganan Baseline Persiapan PON dan Peparnas 2015, di Gedung Bappeda, Jabar, Jalan Ir. H. Djuanda, Selasa (16/06).

Aher meencontohkan, pada 2011 dan 2012 lalu, proses tender bisa lancar dilaksanakan tanpa hambatan. Bahkan bisa masuk pada Januari. Namun, akibat banyaknya tender yang gagal dan tidak bisa bersaing, persiapan PON kembali mundur.

“Banyak (tender) yang kalah sebelum bertanding,”paparnya.

Senada dengan Aher, Wakil Ketua Harian PB PON, Ahmad Hadadi, merinci penyebab mundurnya persiapan PON akibat tender. Peserta lelang kerap gagal tender, karena kalah bersaing dari segi teknik metodologi dengan saingan-saingannya di luar Jabar. Selain itu kalah bersaing juga dari segi harga.

“Kalau gagal lelang kan harus memulai dari awal. Kemudian kadang-kadang sepi peminat. Bahkan di ITB ketika perencanaan pembangunan venue pencak silat, itu pelelang dari Papua dan Aceh. Nah, orang Jabar ke mana,”jelas Ahmad.

Maka dari itu, seluruh elemen yang terlibat dalam pelaksanaan PON membuat Baseline persiapan PON, sebagai pedoman pelaksanaan PON, agar tetap On The Track dan terperinci.

“Baseline silahkan gunakan jadikan pedoman persiapan. Karena ini kan kurvanya juga baru,”katanya.[kr-2]

Laporan: Andri Ridwan

Tags: , ,

ad slot 728x90
ad space 400x90/