Antisipasi Kecurangan Panitia SBMPTN 2015, Panitia Larang Peserta Pakai Kacamata hingga Jam Tangan

Antisipasi Kecurangan Panitia SBMPTN 2015, Panitia Larang Peserta Pakai Kacamata hingga Jam Tangan

KabarRakyat, Bandung – Panitia Lokal (Panlok) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2015 Kota Bandung akan memberi pengawasan khusus terhadap peserta ujian SBMPTN.‬

‪Untuk menghindari aksi saling mencontek, panlok akan mengawasi peralatan canggih yang mungkin dikenakan peserta.‬

‪Sekretaris Eksekutif I Panlok Bandung Asep Gana Suganda menyatakan pihaknya telah menginstruksikan para pengawas ujian untuk memperhatikan peralatan yang dikenakan para peserta ujian.‬

‪Menurut Asep, banyak berbagai peralatan canggih yang bisa disalahgunakan sebagai alat untuk mencontek.‬

‪Mengantisipasi hal ini, Asep  meminta pengawas untuk memerhatikan berbagai peralatan seperti alat dengar tanpa kabel, alat tulis, kancing, hingga kacamata yang dikenakan oleh peserta.‬

‪”Arloji juga tidak boleh dibawa saat ujian, karena ada arloji yang bisa diisi kunci-kunci jawaban,” ungkap Asep di Institut Teknologi Bandung (ITB), Selasa (9/06).‬

‪Total peserta ujian tertulis SBMPTN 2015 di Panlok Bandung tercatat sebanyak 43.887 orang. Sebanyak 41.887 di antaranya terdaftar di sub-Panlok Bandung dan 2.000 peserta lainnya di sub-Panlok Tasikmalaya. Dalam pelaksanaan SBNPTN 2015 di Panlok Bandung itu sendiri terdapat total 220 lokasi ujian. Lokasi ujian yang terdapat di Bandung ada sebanyak 210 lokasi dan 10 lokasi sisanya terdapat di Tasikmalaya.‬

‪Di antara 43.887 peserta, ada total 22 peserta yang berkebutuhan khusus. Panlok Bandung mencatata ada dua peserta tuna wicara, 10 peserta tuna netra, delapan peserta tuna tungu, dan dua peserta tuna daksa.‬[kr-1]

Laporan: Hisyam Luthfiana

Tags: , , , , ,

ad slot 728x90
ad space 400x90/