Polisi Tangkap Ibu Rumah Tangga Edarkan Narkoba

Polisi Tangkap Ibu Rumah Tangga Edarkan Narkoba

KabarRakyat, Bandung–  Seorang ibu rumah tangga ditangkap Satnarkoba Polres Bandung karena kedapatan mengedarkan narkoba. Dari tangan tersangka polisi menyita 2 pket sabu-sabu, 30 butir ekstasi dan 16 butir psikotropika jenis esozolam 1mg.

Kapolres Bandung, AKBP Erwin Kurniawan mengatakan, penangkapan ibu rumah tanggan berinisial W (38) tersebut berdasarkan pengembangan laporan warga. Dari pengembangan, diketahui seorang berinisial Mus (25) warga Cihanjuang Kecamatan Parongpong Kabupaten Bandung Barat sedang mengkonsumsi sabu-sabu di Jalan Pesantren Kota Cimahi.

“Mus, mengaku mendapatkan barang dari DK (masih DPO) di wilayah Taman Kopo Indah,”tutur Kapolres, Selasa (5/5).

Polisi kemudian menggeledah rumah Mus, ditemukan 16 buah psikotropika golongan IV jenis Estazolam sebanyyak 16 butir. Setelah kembali diinterogasi, Mus mengatakan narkoba tersebut diambil dari wilayah Ciawi Bogor.

“Dia mendapat perintah dari P yang saat ini ditahan di LP krena kasus narkoba. Mus disuruh mengantarkan narkoba kepada W istri dari P,”kattanya.

Polisi kemudian mengeeledah rumah W di Jalan Sukaasih, Kelurahan Cicaheum, Kecamatan Kiaracondong Kota Bandung, ditemukan 30 butir ekstasi dan dua paket sabu-sabu seberat 5 gram.

Selain menjadi kurir narkoba, Mus juga diketahui mengonsumsi narkoba berdasarkan tes urin yang dilakukan jajaran Satnarkoba Polres Bandung.
“Dari hasil tes urin, Mus positif menggunakan narkoba. Mus diketahui adalah teman dari W istrinya P,” ujar Erwin.

Akibat perbuatannya, Mus dijerat Pasal 62 UU No 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika dan Pasal 114 ayat 1 Subpasal 127 ayat 1 UU No 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Dia diancam hukuman 5 tahun penjara dan denda paling banyak Rp 100 juta.

Sementara Wulan dijerat Pasal 114 ayat  1 subpasal 112 ayat 1 UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancamannya, hukuman 5 tahun penjara dan denda maksimal Rp 10 miliar.

Meski demikian, salah seorang tersangka, Wulan berkilah mengedarkan narkoba. Menurut pengakuannya, dirinya hanya dititipi barang berisi paket sabu dan narkotika itu dari suaminya melalui perantara Mus. Dia mengaku tak mengetahui barang tersebut berisi narkoba.

“Saya hanya ketitipan barang, tidak tahu isinya apa karena tidak pernah membukanya. Saya juga tidak curiga isinya narkoba karena itu titipan dari teman saya,” ujar ibu dua anak ini. Dia mengaku sudah dua kali ketitipan barang tersebut.

Sementara Mus juga mengaku baru mengantarkan paket narkoba tersebut sebanyak dua kali kepada Wulan. Dari jasanya, dia mendapatkan uang Rp 500.000 dari P.[kr-1]

Laporan: Mildan

Tags: , , , , ,

ad slot 728x90
ad space 400x90/