Ceu Popong: “Kan lucu, Sekolah yang Satu Memakai Kurikulum 2013, yang lain KTSP 2006”

Ceu Popong: “Kan lucu, Sekolah  yang Satu Memakai Kurikulum 2013, yang lain KTSP 2006”

KabarRakyat, Sumedang – Tokoh Pendidikan Jawa Barat sekaligus Anggota Komisi X DPR RI, Popong Otje Djundjunan mengatakan bahwa pemerintah terlalu cepat dalam mennerapkan  kurikulum 2013. Akibatnya, dua kurikulum digunakan dalam satu tahun ajaran seperti yang saat ini terjadi.

“Kurikulumnya bagus, namun sebelum diterapkan, pemerintah seharusnya mempersiapkan dulu, baik tenaga pengajar ataupun buku panduannya,”ujarnya Popong yang lebih akrab disapa Ceu Popong ini kepada wartawan, di Jatinangor, Sabtu (02/05).

Ia menyesalkan, akibatnya terjadi ketidakseragaman dalam mencapai tujuan pendidikan.

“Itu kan lucu, sekolah  yang satu memakai kurikulum 2013, sementara yang lainnya kembali ke kurikulum KTSP 2006,”katanya.

Karena, lanjut dia, terutama di daerah pelosok, penyaluran buku panduan yang terhambat menjadi salah satu faktor untuk kembali ke kurikulum KTSP.

“Jika pemerintah mengikuti  saran anggota dewan pada waktu itu, maka tidak akan terjadi seperti sekarang ini,”pungkasnya.[kr-2]

Laporan: Asep

Tags: , ,

ad slot 728x90
ad space 400x90/