Pendidikan Hanya Jadi Komoditas Politik, Puluhanan Guru Demo

Pendidikan Hanya Jadi Komoditas Politik, Puluhanan Guru Demo

KabarRakyat,Bandung – puluhan orang yang tergabung dalam Koalisi Pendidikan Kota Bandung melakukan aksi di depan Gedung Sate, Sabtu (02/05).

Mereka menagih janji kampanye Presiden Joko Widodo dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan untuk menggratiskan sekolah dari mulai SD sampai SMA.

Iwan Hermawan selaku Ketua Forum Aksi Guru Indonesia (FAGI) mengaku mendapatkan data bahwa masih banyak sekolah di Jawa Barat yang belum gratis terutama di tingkat SMA. Menurutnya ini menjadi bukti bahwa pendidikan dijadikan komoditas politik saat kampanye.

“Di Jawa Barat, 50% sekolah belum gratis, selain itu masih banyak pungli dan penyuapan di sektor pendidikan,”ungkap Iwan kepada awak media.

Dalam aksi memperingati hari pendidikan nasional ini, Koalisi Pendidikan Kota Bandung menuntut untuk meningkatkan kesejahteraan guru honorer. Mereka menganggap guru honorer diupah tidak layak.

“Guru honorer hanya diupah limaratusribu perbulan, sangat tidak layak,”teriak salah seorang guru honorer.

Para guru honorer ini juga menganggap pemerintah tidak adil karena sertifikasi untuk guru PNS lancar sedangkan tunjangan untuk guru honorer 9 bulan belum dibayar.

“Guru PAI dan TK tunjangannya ditunggak selama 9¬† bukan¬† karena alasan datanya tidak ada. Apa kami ini hantu? Kami pegang datanya,” tegas Yanyan salah seorang pendemo.

Dari pantauan KabarRakyat, pendemo sempat menyindir rendahnya upah gurhon. Para pendemo mengubah lirik lagu hymne guru menjadi ‘Engkau pahlawan pembela bangsa tanpa imbalan jasa’

Hal ini membuat beberapa aiswa SD yang sedang menonton demo tertawa. Menurut para siswa SD ini, lirik lagu yang mereka pelajari bukanseperti itu.

“Naon da lain kitu (Bukan seperti itu ah)”ungkap salahsatu siswa.[kr-2]

Laporan: Hisyam Luthfiana

Tags: ,

ad slot 728x90
ad space 400x90/