Setelah Rumahnya Ambruk, Kakek Iing Sempat Hanyut Sejauh 400 Meter

Setelah Rumahnya Ambruk, Kakek Iing Sempat Hanyut Sejauh 400 Meter

KabarRakyat, Bandung – Ketua RT 01, Karees Kulon, Maman Kurnia menjelaskan kronologis rubuhnya dua rumah di bantaran anak sungai Cikapundung, Jl Karees Kulon RT 01 RW 06, Kelurahan Malabar, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung, akibat meluapnya sungai yang menyebabkan satu orang tewas dan empat orang lainnya luka.

Menurut Maman, saat ditemui di lokasi kejadian (Minggu, 05/04), korban meninggal bernama Iing Solihin (70), sempat terbawa arus anak sungai Cikapundung sejauh 400 meter dari lokasi rubuhnya rumah.

“Sekitar jam 16.30 air besar meluap. Bagitu air surut, sekitar jam 17.00 rumah Kakek Iing ambruk. Karena ambruknya ke arah sungai kakek Iing sempat terbawa arus sekitar 400 meter dari lokasi rumahnya. Kita evakuasi tapi ternyata sudah dalam keadaan meninggal,” terang Maman.

Menurut Maman, Saat kejadian ambruk sebenarnya kondisi air sungai sudah surut. Beberapa warga sedang sibuk membersihkan rumahnya dari luapan air sungai. Termasuk rumah Kakek Iing, yang saat itu tinggal bersama anaknya.

“Saat kejadian kakek Iing sedang di lantai dua rumah, Sudah diingatkan oleh anaknya keluar rumah. Karena sudah terdengar bunyi retakan. Tapi karena memang kondisi Kakek Iing sudah renta dan tidak bisa berjalan. Dia¬† tak sempat menyelamatkan diri. Sedangkan anaknya yang sedang membersihkan rumah di lantai satu masih sempat keluar,” tambah Maman.

Hari ini, Jenazah Kakek Iing rencananya akan disemayamkan di pemakaman kawasan Cibangkong, Bandung. Dari keterangan Maman, korban sendiri sebenarnya berasal dari Sukabumi, dan baru tinggal selama dua tahun, di kawasan Karees Kulon, Malabar, karena ingin ikut tinggal bersama anaknya.[kr-2]

Laporan: Andri Ridwan

Tags: , ,

ad slot 728x90
ad space 400x90/