Tantangan Mewujudkan Kota Seni Budaya dan Tujuan Wisata Internasional di 2018

Disbudpar Kota Bandung

Tantangan Mewujudkan Kota Seni Budaya dan Tujuan Wisata Internasional di 2018

Mewujudkan Kota Bandung sebagai Kota Seni Budaya dan Tujuan Wisata Internasional 2018 bukanlah tugas ringan. Namun bagi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung, visi itu merupakan sebuah tantangan.

Sebagai tulang punggung pelaksana program di bidang kebudayaan dan pariwisata, Disbudpar Kota Bandung menjalankannya dalam lima misi. Kelima misi itu dijalankan atas dasar regulasi yang telah ditetapkan pemerintah, dari tingkat pusat hingga daerah.

Kelima misi itu, pertama mengembangkan Sumber Daya Manusia dan kelembagaan kepariwisataan yang professional, berkarakteristik sunda dan berwawasan global.

Kedua, meningkatkan perlindungan, pengembangan dan pemanfaatan kebudayaan dan kesenian.

Ketiga, mengembangkan industry pariwisata yang kreatif, inovatif dengan memperhatikan terlaksananya sapta pesona.

Keempat, meningkatakan destinasi pariwisata kota yang berdaya siang tinggi, baik pada tinglat regional, nasional, maupun internasional.

Kelima, meningkatkan pemasaran melalui kemitraan dan kerjasama budaya dan pariwisata dengan pemangku kepentingan daerah atau negara lain.

Mengenai tugas pokok dan fungsi, Disbudpar Kota Bandung mengacu pada Peraturan Daerah Nomor 13 Tahun 2009, di mana instansi ini melaksanakan sebagian urusan daerah di bidang kebudayaan dan pariwisata. Betapa tidak, dinas ini merupakan salah satu andalan Pemerintah Kota Bandung untuk mendulang pendapatan asli daerah (PAD).

Tahun 2012 saja, pendapatan yang diperoleh me nembus angka 880 miliar, di mana sebagian berasal dari pajak sektor wisata dengan angka hampir 280 miliar.Sementara jumlah pelancong yang menginap sepanjang tahun 2013, mencapai 3.897.429 wisatawan domestik termasuk mancanegara.

Dari tahun ke tahun, jumlah pengunjung ke Kota Bandung cenderung meningkat.Pemerintah Kota Bandung pun terus menyempurnakan regulasi serta meningkatkan sarana dan prasarana untuk pelayanan di sektor tersebut.Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung, Herlan J. Soemardi, SP., M.Si., mengatakan, sejak era kolonialisme, Kota Bandung memang sudah menjadi tujuan wisata mancanegara.

Pusat-pusat keramaian seperti Braga, Dago Tea House, Museum Geologi, dan lapangan pacuan kuda Tegallega sudah dikenal dan ramai dikunjungi.Seiring perkembangan jaman, objek wisata di Kota Bandung semakin berkembang. Salah satunya, kreativitas masyarakat di bidang kuliner menjadikan kota ini dijuluki Kota Kuliner. Terutama di setiap akhir pekan, kota ini rutin menjadi buruan wisatawan baik domestik maupun mancanegara.

“Bandung juga merupakan kota dengan bangunan berarsitektur art deco terbanyak di dunia,”ungkap Herlan.

Dengan luas wilayah 16.767 Ha dan suhu udara rata-rata 23,5 derajat Celcius, serta bentuk geografis yang dikelilingi pengunungan, Kota Bandung tetap mempesona untuk dijadikan daerah wisata.[***]

Tags: , , ,

ad slot 728x90
ad space 400x90/