Mendengar Curhatan Bahasa Arab, Tentang Kondisi Palestina

Mendengar Curhatan Bahasa Arab, Tentang Kondisi Palestina

Menyikapi adanya desakan perihal pengakuan kemerdekaan negara Palestina yang sudah sejak lama digaungkan, momentum peringatan Konferensi Asia Afrika ke 60 tahun yang akan digelar di gedung Merdeka di kota Bandung, tanggal 24 April 2015 ini, harus menjadi momentum menyatukan visi misi mengenai kemerdekaan negara Palestina

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dalam pertemuannya dengan ulama Palestina Abdul Muhsin, menyatakan bahwa dirinya mendukung langkah KNRP (komite nasional rakyat Palestina) Jawa Barat untuk mensosialisasikan kondisi Palestina sebenarnya.

“Sangat prihatin dan sangat sedih, karena sejak jaman saya kuliah di Kairo, kondisi di negara Palestina sudah bergejolak,” jelas Ahmad Heryawan usai mendengar curhatan Abdul Muhsin.

Bahkan menurut Politisi PKS ini, mengutip perkataan Abdul Muhsin jika penderitaan rakyat Palestina harus disikapi dunia.

“Bukan hanya hak kemerdekaan sebagai negara, tetapi hak kodrati manusia yang harus dilihat oleh seluruh dunia tentang kondisi Palestina sejak dulu hingga saat ini,” ujarnya.

Dengan momentum peringatan KAA ke 60 yang akan digelar kurang dari sebulan lagi. Indonesia sebagai negara berdaulat harus bisa menegaskan misi bahwa negara Palestina harus merdeka dan tidak berada dalam penjajahan.

”Prihatin. Sampai saat ini, hanya Palestina, negara yang belum merdeka di dunia ini,”ungkap Aher.

Aher berharap, pelaksanaan peringatan Konferensi Asia Afrika (KAA) ke-60 yang akan dilaksanakan pada 18-24 April 2015 mendatang, dapat berpengaruh terhadap kemerdekaan Palestina.

Apalagi, rencananya, salah satu butir kesepakatan yang akan dihasilkan dalam peringatan KAA ke-60 nanti adalah Dokumen dukungan negara-negara Asia Afrika terhadap kemerdekaan Palestina.

”Ini momentum,”ungkap Aher.

Gubernur dua periode ini juga akan mengeluarkan pendapatnya ke pemerintah pusat, perihal butir tersebut.

“Saya akan memberikan masukan ini ke pemerintah pusat,” ujar Aher.

Pertemuan Gubernur dengan ulama Palestina Abdul Muhsin beserta ketua KNRP Jabar Arifin Sobari berlansung hangat di ruang tamu utama Gedung Negara Pakuan. Bahkan mereka bertiga melakukan komunikasi menggunakan bahasa arab fasih.

“Sedih mendengar curhatan, apalagi menggunakan bahasa arab fasih,” terang Aher menutup wawancara khusus usai menerima ulama Palestina Abdul Muhsin.***

Tags: , , , , ,

ad slot 728x90
ad space 400x90/