SPSI Tuntut RS Kebonjati Diusut Tuntas Secara Hukum

SPSI Tuntut RS Kebonjati Diusut Tuntas Secara Hukum

KabarRakyat, Bandung – Puluhan massa dari Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) menuntut pelanggaran ketenagakerjaan dan dugaan tindak pidana diduga dilakukan oleh Wakil Direktur Rumah Sakit Kebonjati, Junandi. Aksi berlangsung di depan RS Kebonjati, Jalan Kebonjati, Bandung, Selasa (10/03).

Mereka mendesak pihak dinas tenaga kerja menindak pelanggaran tersebut. Massa SPSI mengatakan, di antara pelanggaran yang dilakukan masalah pembayaran gaji yang di bawah UMK.

“Tuntutannya jelas, ada pelanggaran baik itu pelanggaran ketenagakerjaan dan pelanggaran tindak pidana,”ujar Sayutin, salah satu Karyawan RS Kebonjati, sekaligus anggota SPSI.

Lebih lanjut, dirinya menjelaskan, yang menjadi perhatian adalah adanya tindak pidana yang dilakukan, yaitu intimidasi terhadap Kepala Bagian Keuangan RS Kebonjati, Eni Siti Nuraeni.

“Kami juga sudah melapor untuk tindakan intimidasi kepada Ibu Nur. Februari lalu ruang kerja Ibu Nur didobrak secara paksa oleh orang suruhan Junandi,”tegas Sayutin.

Pendobrakan tersebut, lanjut dia, diduga dilakukan oleh Junandi, lantaran ada niatan menghilangkan barang bukti dan dugaan menyelewengkan keuangan RS Kebonjati senilai Rp 5.650 Milyar.

Sampai saat ini, Suyatin bersama Eni Siti Nuareni (Nur), sudah melaporkan dugaan penyelewengan dana ke Polda Jabar. Sementara terkait dugaan intimidasi dan pendobrakan sudah dilaporkan ke Polrestabes Bandung.[kr-2]

Laporan: Andri Ridwan

Tags: , , , ,

ad slot 728x90
ad space 400x90/