Dede Yusuf: Nama saya muncul di Pilkada, Bagian dari Dinamika Politik

Dede Yusuf: Nama saya muncul di Pilkada, Bagian dari Dinamika Politik

KabarRakyat, Bandung – Munculnya nama Dede Yusuf Macan Efendi dalam Bursa Pencalonan Pilkada Kabupaten Bandung dinilai masih wajar.

Sebagaimana diketahui, dewan Pimpinan Cabanh (DPC) Partai Demokrat memunculkan lima nama kadernya yang akan diusung dalam Pilkada Kabupaten Bandung yang akan digelar Desember mendatang.

Dari lima nama tersebut, Dede Yusuf muncul sebagai orang yang akan diusung partai berlambang bintang mercy tersebut. sementara, emmpat orang nama lain yang muncul adalah, Anggota DPRD Kota Bandung, Erwan Setiawan, Osin Permana (Mantan Ketua KPU Kabupaten Bandung), Saeful Bahri (Mantan Ketua komisi B DPRD Kabupaten Bandung periode 2009-2014), juga Sekretaris DPC Partai Demokrat Endang.

Menanggapi hal tersebut, Dede Yusuf mengatakan, jika pemunculan namanya dalam bursa pencalonan Bupati Bandung merupakan hal yang biasa.

Bahkan, beberapa daerah seperti Kabupaten Bogor dan Kota Depok juga memunculkan namanya dalam bursa pencalonan.

“Kalau hanya memunculkan nama, itu hak partai,”tutur Dede, Jumat (5/3).

Dia juga kurang mengetahui kenapa namanya bisa muncul dalam beberappa daerah yang akan menggelar pilkada.

“Kalau alasan kenapa nama saya muncul, saya kurang tahu, itu bagian dari dinamika politik. Kalau munculnya di Kabupaten Bandung saya pikir masih wajar, soalnya itu dapil saya,”katanya.

Di Kabupaten Bandung sendiri, kata Dede mempunyai banyak kader yang potensial, seperti Endang, Saeful Bahri, Didin Supriadin dan Ajeng Ratna Suminar. Nama-nama tersebut merupakan tokoh yang cukup dikenal sehingga berpotensi bisa diusung Partai Demokrat dalam Pilkada.

“Kalau saya sendiri pada prinsipnya hingga saat ini belum mendapat mandat dari partai. Ketua umum belum mengarahkan saya ke manapun,”ujarnya.

Disinggung kesiapannya jika diberi mandat oleh partai untuk maju dalam Pilkada Kabupaten Bandung, Ketua Komisi IX DPR RI tersebut mengatakan untuk membangun daerah tidak harus menjadi kepala daerah.

“Untuk membantu pembangunan di dapil, Saya ,tidak harus menjadi bupati juga. Saya sudah komitmen seperti dalam UU MD3, bahwa anggota DPR RI untuk membangun dapil. Kita lihat saja, instruksi partai,”tandasnya.[KR-1]

Laporan: Mildan

Tags: , ,

ad slot 728x90
ad space 400x90/