Hakim Sidang Yance Nilai Saksi Tidak Bertanggung Jawab

Hakim Sidang Yance Nilai Saksi Tidak Bertanggung Jawab

KabarRakyat, Bandung – Majelis Hakim sidang kasus dugaan korupsi PLTU Sumuradem dengan terdakwa mantan Bupati Indramayu Irianto M.S. Syaifuddin alias Yance, menilai keterangan saksi-saksi yang dihadirkan tidak jelas.

Empat saksi yang dihadirkan pada sidang kali ini, di antaranya Suherman (otonomi desa), Sri Suguharti  (Dinas Pertanahan), Giri Prison (Dinas Pertanahan), serta Juhari (Badan Pertanahan Nasional). Sidang dibagi menjadi dua sesi, pertama mendengarkan keterangan 3 saksi, Suherman, Sri dan Giri.
Sementara untuk Juhari di sesi selanjutnya.

Setelah ketiga saksi memberi keterangan, salah satu anggota Majlis Hakim yang dipimpin Marudut Bakara. SH, bertanya kepada salah satu saksi Suherman mengenai serah terima hak guna usaha dari Perusahaan Tersebut pada PT.PLN.

“Saya tidak tahu,”jawab Suherman.

Dengan nada kecewa, majelis Hakim pun menganggapi tegas atas jawaban saksi itu.

“Cari tahu dong! Dan harus tahu, anda kan wakil ketua panitia pengadaan tanah, ya harus tahu dan bertanggung jawab,”ujar Majlis Hakim

Marudut menegaskan, bila tidak ada dokumen terkait serah terima, maka hal tersebut merupakan bentuk pelanggaran hukum.

“Cari tahu dokumen terkait transaksi karena saudara bertanggung jawab. Kalau tidak ada berarti ada koridor hukum yang dilanggar,”tambah Majelis Hakim. [kr-2]

 

Laporan: Andri

Tags: , ,

ad slot 728x90
ad space 400x90/