Bupati Bandung Senang Aturan Uji Publik dihilangkan dalam UU Pilkada

Bupati Bandung Senang Aturan Uji Publik dihilangkan dalam UU Pilkada

KabarRakyat, Bandung – Bupati Bandung Dadang M Naser menyambut baik pemangkasan tahapan Pilkada dalam revisi Undang-undang nomor 1 tahun 2015 tentang pemilihan Kepala Daerah. Kabupaten Bandung merupakan daerah yang akan melaksanakan pilkada serentak tahun 2015 ini.

“Pelaksanaan Pilkada Kabupaten Bandung awalnya akan digelar September, namun karena ada perubahan Undang-undang maka dilaksanakan serentak Desember,” ungkap Dadang, Sabtu (21/2).

Dalam Revisi Undang-undang nomor 1 Tahun 2015 tentang pemilihan Kepala Daerah terdapat beberapa perubahan mendasar, salah satunya adalah pemangkasan tahapan Pilkada dari 17 bulan menjadi tujuh bulan saja.

Konsekuensi dari pemangkasan tersebut adanya tahapan yang dihilangkan seperti uji publik bakal calon Kepala daerah oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Menurut Dadang, penghilangan uji publik merupakan langkah yang tepat, pasalnya sebelum bakal calon didaftarkan ke KPU pihak partai sudah melakukan pendalaman sosok yang akan diusungnya terlebih dahulu.

“Sudah tepat (penghapusan uji publik). Itu kan kewenangan partai pengusung. Jadi lebih baik diuji diinternal partai masing-masing,”katanya.

Selain itu, kampanye terbuka juga mengalami pembatasan. Dengan demikian, maka anggaran untuk kampanye terbukan juga akan jauh lebih ringan.

“Ada semangat tidak kampanye terbuka secara gebyar. Jadi kampanyenya juga tidak berat,”ucapnya.

Dengan cara seperti itu, lanjut Dadang Calon kepala Daerah diharuskan melakukan sosialisasi di tatataran bawah dengan serius jika ingin dikenal oleh masyarakat.

“Sepertinya harus blusukan, biasanya kan kampanye dilakukan secara besar-besaran di lapangan,”tandasnya.[kr-1]

Laporan: Mildan

Tags: , , ,

ad slot 728x90
ad space 400x90/